Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PUSKESMAS IV KOTO MUDIK

15 Oct 2022 13:49:51 WIB 65x dibaca
 DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM)   PUSKESMAS IV KOTO MUDIK
Jum'at, 14 Oktober 2022_ Pagi PELAKSANAAN DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) WILAYAH KERJA PUSKESMAS IV KOTO MUDIK Tim PTM yang berkolaborasi dengan program Promkes, Indra & labor, yg juga di dampingi Oleh Kepala Puskesmas IV Koto Mudik, Ns.Sukmatal Kadipopu Rita Saif,S.Kep. melaksanakan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) di Nagari IV koto mudiek, tepatnya di Sei.Nyalo. Deteksi Resiko Penyakit Tidak Menular adalah salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang berorientasi kepada Upaya Promotif dan Preventif dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular. Sebelum skreaning di lakukan kegiatan diawali dengan melakukan senam bersama & memberikan Penyuluhan kesehatan ttg pentingnya skreaning dilakukan dan Tatalaksana penyakit Tidak menular seperti Hipertensi dan DM. Penyakit Tidak Menular menjadi penyebab kematian dan kecacatan terbesar di Indonesia. Padahal sebenarnya, hal ini dapat dicegah dengan melakukan Skrining Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular sejak dini dan menerapkan gaya hidup sehat. Skrining Penyakit Tidak Menular terutama penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi ini ditujukan pada kelompok umur 15-59 tahun (usia produktif), karena adanya kecenderungan bahwa penyakit-penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi mulai menyerang usia yang lebih muda (>15 tahun). Penyakit tidak menular sendiri terjadi karena berbagai faktor, seperti kebiasaan merokok, diet atau pola makan yang tidak sehat, minim aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol. Selain itu, riwayat kesehatan keluarga juga dapat menjadi pemicu penyakit tidak menular. Prosedur pelaksanaan Skrining Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular yaitu : registrasi, pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, lingkar perut dan pemeriksaan gula darah. Bagi masyarakat yang didapatkan pemeriksaannya melewati batas normal di sarankan ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut Dari 100 target sasaran ada 103 orang yang di skrining, dari 103 orang tersebut 11 orang di nyatakan hipertensi dan 2 orang diabetes mellitus. Dengan adanya kegiatan ini maka diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin melakukan skrining kesehatan minimal satu kali setahun agar dapat mendeteksi secara dini kemungkinan adanya faktor resiko penyakit tidak menular. Karena sesungguhnya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati. #Ekomu Sehat #Ekomu Peduli

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.