Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

BIDAN PUSTU MUARA PANDAN BERSAMA PEMUDA/PEMUDI MUARA PANDAN MELAKUKAN KUNJUNGAN RUMAH GIZI BALITA KU

14 Nov 2022 09:58:10 WIB 26x dibaca
BIDAN PUSTU MUARA PANDAN BERSAMA PEMUDA/PEMUDI MUARA PANDAN MELAKUKAN KUNJUNGAN RUMAH GIZI BALITA KU
Balai Selasa 12-11-2022 Kegiatan hari ini, kunjungan bidan Pustu muara Pandan wilayah kerja Puskesmas Balai Selasa Risna Sri Susanti, STr.Keb bersama pengurus ikatan pemuda/pemudi Muara Pandan melakukan kunjungan rumah balita gizi kurang di wilayah muara pandan dalam rangka memberikan penyuluhan dan makan tambahan kepada balita gizi kurang diwilayah kerja Pustu muara Pandan. Didalam kunjungannya bidan desa memberikan penyuluhan terkait dengan pengertian gizi kurang dan akibat yang akan dialami bila mengalami gizi kurang. Gizi kurang merupakan keadaan yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi protein dari makan sehari-hari dan terjadi dalam waktu yang cukup lama..Anak dengan status gizi kurang ditandai dengan kurangnya kenaikan berat badan setiap bulannya, atau penurunan berat badan sebanyak 2 kali selama 6 bulan Penurunan berat badan yang terjadi berkisar antara 20-30% dibawah berat badan ideal. Gizi kurang dapat berkembang menjadi gizi buruk yaitu keadaan kurang gizi yang berlangsung cukup lama sehingga terjadi pemecahan cadangan lemak terus-menerus dan dampaknya terhadap kesehatan anak akan menjadi semakin kompleks hingga dapat menyebabkan kematian Bidan desa juga menerangkan faktor yang mempengaruhi status gizi anak dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu: faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung diantaranya Asupan nutrisi jadi anak harus memenuhi jumlah dan komposisi zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, dan infeksi yang berkaitan erat dengan buruknya sanitasi lingkungan dan tingginya kejadian penyakit menular. Keadaan sanitasi lingkungan yang kurang baik, memungkinkan terjadinya berbagai jenis penyakit diare, kecacingan dan infeksi saluran cerna. Apabila anak menderita infeksi saluran cerna, maka penyerapan zat gizi akan terganggu, hal ini akan menyebabkan terjadinya kekurangan zat gizi yang dapat menyebabkan mudahnya terserang penyakit hingga pertumbuhan akan terganggu Melalui kegiatan penyuluhan dan pemantauan bersama ini, diharapkan kerjasama dan sinergis antara pemuda/pemudi, masyarakat dan tenaga kesehatan terus berkesinambungan agar gizi kurang dapat ditekan dan gizi buruk dan stunting bisa dihilangka, hingga generasi yang akan datang adalah generasi emas yang bisa menjadi pemimpin minimal untuk dirinya sendiri dan keluarganya.

Penulis: Sherly G

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.