Cegah Stunting Tim Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan Salurkan Bantuan PMT pada Balita Puskesmas Rahu
09 Nov 2022
22:13:57 WIB
24x dibaca
Cegah Stunting Tim Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan Salurkan Bantuan PMT pada Balita
Puskesmas Rahul, Rabu, 9/11/2022
Permasalahan stunting menjadi prioritas pemerintah dikarenakan masalah ini mempengaruhi kualitas sumber daya manusia yakni terhambatnya tumbuh kembang fisik maupun mental anak.Oleh Sebab itu program ini harus di laksanakan secara konvergen atau terpusat,terpadu terkoordinasi oleh lintas sektor.
Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius dan membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat serta perhatian dari seluruh pihak. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di seribu hari pertama kehidupan anak. Salah satu lokus penanganan Stunting di Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2022 ada di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.
Camat Ranah Ampek Hulu Tapan Agnes Dheno Arnas S,STP,MM di dampingi tim konvergensi pencegahan penurunan stunting Korlap KB Indra Gusman, Kasi Kesos Fatrialisman,S.Hut,
Danpos Babinsa Rahul, Serka Andi Deni dan juga nggota , Sertu Zulkaidi dan Sertu Efendi, Pengelola gizi Puskesmas Dewi Anggraini AMG, Petugas Promkes Dela Septianingsih, SKM, bidan desa, perangkat nagari beserta kader Pendamping Keluarga Nagari turut langsung mendatangi rumah Balita Stunting di beberapa nagari, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Kunjungan rumah ini untuk membagikan makanan tambahan atau PMT Biskuit dari Pusat Kementrian Kesehatan kepada balita yang Stunting, Rabu (9/11/2022).
Kunjungan rumah Balita Stunting ini dalam rangka menuntaskan masalah stunting yang ada di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dengan melibatkan lintas sektor dan program di kecamatan. Bantuan PMT balita ini dari Anggota DPR RI yang menyalurkan langsung ke Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Kemudian di bagikan kepada balita yang Stunting.
Balita Stunting yang dikunjungi berada di 7 nagari dari 10 Nagari , Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Diantaranya adalah Nagari Kampung Tengah Tapan, Talang Koto Pulai Tapan, Tebing Tinggi Tapan, Sungai Pinang Tapan,Limau Purut Tapan, Kubu Tapan dan Nagari Simpang Gunung Tapan. Dengan total rumah yang dikunjungi 19 rumah.
Faktor resiko Stunting yang ditemukan yaitu, masih terdapat rumah balita stunting yang belum milik jamban dan perilaku anggota keluarga merokok di dalam rumah. Petugas Puskesmas memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan perilaku hidup bersih dan sehat dan pengusulan pembuatan kartu Jaminan Kesehatan langsung diarahkan kepada pihak nagari oleh Bapak Camat.
Camat Rahul berharap dengan bantuan ini dapat membantu balita Stunting yang ada di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi mereka, masalah stunting harus disikapi dengan serius supaya generasi penerus dapat tumbuh dan kembang dengan optimal. Semoga bantuan ini bermanfaat, dan terima kasih juga kepada donatur yang telah mendukung program ini," katanya.
Salam Sehat
Menuju Zero Stunting????
Penulis:
Emmi