Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Focus Group Discussion ( FGD ) Tentang Penyebab dan Penanggulangan Penyakit Gagal Ginjal Akut Pada A

01 Nov 2022 04:55:40 WIB 59x dibaca
Focus Group Discussion ( FGD ) Tentang Penyebab dan Penanggulangan Penyakit Gagal Ginjal Akut Pada A
Focus Group Discussion ( FGD ) Tentang Penyebab dan Penanggulangan Penyakit Gagal Ginjal Akut Pada Anak dengan Polres Pessel dan Puskesmas Salido di Nagari Painan Selatan Salido, 31 Oktober 2022 Dalam beberapa waktu terakhir, kasus gagal ginjal akut banyak menyerang anak-anak berusia 6 bulan sampai 18 tahun. Adanya kenaikan ini terjadi dalam kurun waktu 2 bulan terakhir, dimana 18 Oktober 2022, sebanyak 189 kasus telah dilaporkan dan paling banyak didominasi oleh anak berusia 1 – 5 tahun. Dengan adanya kasus ini, hari ini Polres Pessel yang diwakili oleh Kasat Bimas melakukan FGD membahas tentang Penyebab dan Penanggulangan Penyakit Gagal Ginjal Akut Pada Anak di nagari Painan Selatan bersama dengan Toma, Kader, Bides Nagari Painan Selatan Novita Roya Azmi, Titik Nur Ismaillia dan Narasumber dr. Sulastri dari Puskesmas Salido. Dalam kegiatan ini dr.lastri menjelaskan mengenai Gagal Ginjal Akut pada anak. Gejala yang mengarah kepada penyakit gagal ginjal akut pada anak ini antara lain 1. Diare 2. Muntah 3. Demam selama 3 – 5 hari 4. Batuk & Pilek 5. Jumlah air seni yang semakin sedikit, bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali Sampai saat ini kasus gagal ginjal akut pada anak belum diketahui secara pasti penyebabnya, untuk itu pemerintah bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta tim pakar lainnya masih dalam proses penyelidikan serta pemeriksaan secara komprehensif dan berkesinambungan agar pemerintah dapat segera menemukan solusi untuk menyelamatkan anak-anak dari kasus misteri ini. Untuk saat ini BPOM melarang peredaran beberapa sirup yg mengandung etilen glikol, yg merupakan salah satu bahan pelarut yg berfungsi sebagai stabilizer dan anti pembekuan pada obat cair atau sirup. Dimana sebenarnya etilen glikol boleh di konsumsi asalkan tidak melebihi ambang batas kadar yg di bolehkan oleh BPOM. Namun, karena melebihi ambang batas Sesuai standar baku di Indonesia, ambang batas aman atau tolerable daily intake (TDI) untuk cemaran etilen glikol dan dietilen glikol adalah sebesar 0,5 mg/kg berat badan per hari. Konsumsi melebihi TDI dapat berakibat fatal jika tidak segera tertangani. Setelah menjelaskan mengenai gagal ginjal akut dr lastri dan pihak polres Kasat Polres membuka form diskusi untuk seluruh undangan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat Painan Selatan, kader, Toma dapat lebih paham mengenai Penyakit Gagal Ginjal Akut yang marak pada saat ini. Puskesmas Salido #PINTAR#

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.