Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan dr. H. Syahrizal Antoni Sy. MPH paparkan materi da
21 Oct 2022
20:28:37 WIB
49x dibaca
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan dr. H. Syahrizal Antoni Sy. MPH paparkan materi dalam Sosialisasi Germas dalam Penurunan Angka Stunting dan Covid 19 bersama Drs. Darul Siska anggota Komisi IX DPR RI
Di UDKP Kecamatan Bayang
Dalam sambutannya bapak sekcam Kecamatan Bayang yang mewakili Camat Bayang menyatakan Data Stunting Kecamatan Bayang sebanyak 136 orang yang tersebar di 17 Nagari se Kecamatan Bayang.
Stunting menjadi tanggung jawab kita bersama wali nagari, Kecamatan , Puskesmas Kb dll
Ada beberapa hal yang harus dilakuan agar hidup sehat yang disampaikan oleh bapak drs. Darul Siska
1. Gizi seimbang
2. Istirahat yang cukup
3. Olahraga secara teratur
4. Memeriksakan kesehatan secara teratur
5. Mengajak masyarakat untuk cermat
menggunakan obat
6. Promosi preventi dan kuratif serta
Untuk mengatasi stunting jangan marah sama istri ketika hamil cukupkan gizinya jangan biarkan stres yang bisa mengganggu perkembangan janin didalam rahim, berikan asi eksklusif selama 6 bulan ., imunisasi yang cukup
Jika ada anak stunting dalam keluarga mampu itu menjadi tanggung jawab keluarga sedangkan jika anak berasal dari keluarga tidak mampu menjadi tanggung jawab pemerintah dg keluarga asuh agar anak Indonesia terhindar dari stunting menuju masa depan generasi emas 2045
Dalam penyampain materi oleh kadis Kesehatan bapak Syahrizal Antoni Sy upaya pemerintah kabupaten Pesisir Selatan untuk memberantas Stunting adalah dengan Inovasi PASAN MANDE yang berisikan tentang
P astikan remaja putri mendapat tablet tambah
darah
A jak calon penganten melakukan pemeriksaan
Kesehatan
S etiap ibu hamil mendapat pelayanan
kesehatan yang berkualitas ( ANC)
A makan bayi baru lahir dengan layanan
kesehatan sesuai standar
N aikkan status gizi kesehatan bayi dan balita
M engkonsumsi pangan yang beragam bergizi
dan berimbang
A kses air minum yang berkualitas
N agar Stop air besar sembarangan / PDF
D orong keluarga untuk mengikuti program
Jaminan kesehatan
E dukasi dan promosi kesehatan kunci
keberhasilan
Dalam penanganan stunting di kab pessel seluruh sektor harus terlibat
Bapak sekda sebagai sekretaris penanganan stunting di Pessel
Data stunting di Pessel sebanyak 25,2 % mengalah kan angka nasional dan Propinsi yang hanya 23 %
Penurunan angka stunting di kabupaten kota dilakukan dalam bentuk kegiatan dengan 8 Aksi konvergensi / integrasi
Aksi 1 analisa situasi
Aksi 2 rencana kegiatan
Aksi 3 rembuk stunting
Aksi 4 ranperbup tentang stunting
Aksi 5 Pembinaan kader KPM
Aksi 6 Manajemen data
Aksi 7 pengukuran dan publikasi data
Aksi 8 reviueu kinerja tahunan
Dampak jangka stunting
Dampak jangka pendek dan dampak jangka panjang
Penyebab stunting dapat dikelompokkan dalam dua kelompok yaitu kurang gizi dan penyakit
Stunting bukan hanya soal gizi tetapi juga soal air bersih jamban keluarga dll
Diharapkan Berantas stunting melalui pasan Mande dapat menurun dengan target 14 % tahun 2024
Disampaikan oleh ibu Yunimar dari Kementrian Kesehatan subdit KIA dan Gizi mengapresiasi PASAN MANDE yang digagas oleh Dinkes Pessel Pessel
Dalam penyampaian beliau Covid 19 masih belum berakhir pemerintah belum Mencabut pandemi menjadi endemi
Semoga Covid 19 dapat dtekan dengan penerapan gerakan Masyarakat hidup sehat ( Germas )
Dengan gerakan masyarakat hidup sehat upaya yang tidak boleh berhenti dalam penanganan penyakit baik yang menular maupun tidak menular bahkan saat Covid 19 Dapat disimpulkan oleh bapak Saiful Jamal sebagai moderator dari propinsi Sumatera Barat bahwa stunting harus ditangani oleh semua pihak
Diakhir acara dilakukan penandatanganan komitmen bersama penanganan stunting
Ayo hidup sehat,
Sehat dimulai dari saya ????
Penulis:
Emmi