Launching Gerakan Nasional Aksi Bergizi melalui pemberian tablet penambah darah kepada remaja putr
26 Oct 2022
17:45:31 WIB
23x dibaca
Launching Gerakan Nasional Aksi Bergizi melalui pemberian tablet penambah darah kepada remaja putri di MTSN I Pessel di Salido 26 Oktober 2022
Dinas Kesehatan menggelar Launching Gerakan Nasional Aksi Bergizi dalam rangka menekan kasus stunting di Indonesia melalui pemberian tablet penambah darah kepada remaja putri di MTSN I Pessel di Salido 26 Oktober 2022
Launching Gerakan aksi bergizi ini dilakukan secara serentak seluruh Indonesia pada remaja putri
Di Kabupaten Pesisir selatan launching ini di buka oleh Asisten I Bapak Gunawan dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Bapak Syahrizal Antoni Sy , Kepala MTSN I Pessel , Kepala OPD yang terkait penanganan stunting atau mewakili, Kepala Sekolah SMP / MTSN dan SMA / MIN sederajat dilingkup Kecamatan IV Jurai dan Siswa/I MTSN I Pessel sebanyak 700 Orang
Kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama dilanjutkan dengan Makan pagi bersama bekal yang dibawa dari rumah
Kegiatan lounching Gerakan Nasional Aksi Bergizi di awali dengan Pembukaan oleh MC
dari Puskesmas Salido dilanjutkan Pembacaan Ayat Suci Al quran, oleh salah seorang siswi MTSN I Pessel
Pembacaan Doa Oleh Affry Maulana
Laporan Pelaksanaan Kegiatan, Oleh : Kabid Kesehatan Masyarakat ibu Fitria Nibras
Sambutan Kepala Sekolah MTsN 1 Pesisir Selatan, Oleh : Bapak Kepala Sekolah MTsN 1 Pessel Bapak Fektoria
Dilanjutkan dengan Sambutan Bupati Pesisir Selatan yang diwakili oleh Bapak Gunawan Asisten I Pemerintahan Kantor Bupati
Lounching Gerakan Nasional Aksi Bergizi ini ditandai dengan Pelepasan Balon Gerakan Aksi Bergizi Nasional
Pemberian Tablet Tambah Darah secara simbolis oleh Bapak Asisten 1 kepada 2 orang perwakilan siswa/I dan langsung diikuti oleh seluruh siswi yang hadir
Dalam sambutannya Bapak Asisten I Pemerintah menyebutkan bahwa
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita, remaja, ibu hamil sampai usia lanjut. Riskesdas 2018 menunjukan bahwa anemia pada anak usia 5-14 tahun tercatat sebesar 26,8% dan usia 15-24 tahun sebesar 32%. Hal ini berarti sekitar 3 dari 10 anak di Indonesia menderita anemia.
Masih tingginya kasus anemia erat kaitannya dengan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), khususnya pada remaja putri dan ibu hamil. Melihat masih rendahnya kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri, UNICEF menginisiasi kegiatan #AksiBergizi yang mulai dilaksanakan tahun 2018 di Kabupaten Klaten dan Kabupaten Lombok Barat melalui advokasi, mobilisasi sekolah dan masyarakat, koordinasi multi sektor, penguatan kapasitas serta pemantauan dan evaluasi.
Kegiatan dilaksanakan dengan tiga intervensi utama, yaitu (1) Sarapan dan Minum TTD bersama di sekolah/madrasah sederajat setiap minggu sekali sebagai satu kesatuan kegiatan; (2) Edukasi gizi yang bersifat multi-sektor dengan tujuan mempromosikan asupan makan yang sehat dan aktivitas fisik; (3) Komunikasi untuk perubahan perilaku yang relevan dan komprehensif
Program Aksi Bergizi diimplementasikan dalam mewujudkan sekolah dan madrasah sehat melalui TRIAS UKS/M, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Berdasarkan evaluasi Program #AksiBergizi terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku (PSP) pada remaja yang dilakukan di 30 sekolah di Klaten dan 30 sekolah di Lombok Barat (540 siswa), didapatkan hasil (1) Peningkatan pengetahuan mengenai gizi sebe lum dan sesudah intervensi; (2) Peningkatan proporsi semua remaja memiliki sikap positif terhadap TTD dan rematri yg mengkonsumsi TTD setiap minggu; (3) Peningkatan remaja yg melakukan aktivitas fisik 60 menit/hari dan mengonsumsi buah dan sayur setelah dilakukan intervensi; serta (4) Proporsi remaja putri yang mengkon sumsi TTD mingguan 12 kali lebih mungkin naik setelah intervensi.
Sejalan dengan rangkaian kegiatan gerakan tersebut, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Kesehatan Nasional Ke-58. Kementerian Kesehatan bermaksud mengadakan Gerakan Nasional Aksi Bergizi melalui kampanye #AksiBergizi.
Kegiatan ini melibatkan lintas sektor di tingkat pusat dan daerah serta seluruh warga sekolah, khususnya remaja putri sebagai penerima manfaat langsung dari kegiatan ini. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi sekolah-sekolah lain untuk ikut melaksanakan kegiatan #AksiBergizi secara rutin sebagai bentuk upaya meningkatkan gizi remaja serta mencegah anemia pada remaja putri, sehingga mendukung pencegahan stunting secara nasional
Masa depan suatu bangsa dan daerah terletak pada kemampuan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang maju dan berkualitas. Karena membangun SDM adalah investasi untuk membangun masa depan. Pencanangan Komitmen yang kuat dalam percepatan penurunan dan pencegahan stunting akan membawa perbaikan masa depan yang lebih baik untuk kabupaten Pesisir Selatan dimasa depan. Semoga dengan komitmen yang kuat hari ini prevalensi stunting benar-benar dapat diturunkan serendah mungkin dimana target optimis mencapai angka 14% di tahun 2024.
Untuk masa depan anak Indonesia yang lebih cerah
Diakhir acara siswa /I disuguhi penyuluhan tentang anemia oleh dr Fauzan dari Puskesmas Salido dilanjutkan dengan mendownload aplikasi CERIA oleh seluruh siswa/I
Diharapkan setelah meminum tablet tambah darah Remaja putri melakukan input data ke Aplikasi CERIA dan dilanjutkan oleh guru pengisian data siswi yang mengisi/agregat melalui google form yang disediakan paling lambat tanggal 1 November 2022
#Cegahstuntingitupenting
#AksiBergiziBikinGlowing
#StuntingNo
#GiziYess
#PesselRancak
Dia
Penulis:
Emmi