MUSNAG DAN REMBUK STUNTING DI NAGARI TALANG KOTO PULAI TAPAN DIHADIRI PUSKESMAS RAHUL
01 Nov 2022
21:42:22 WIB
22x dibaca
MUSNAG DAN REMBUK STUNTING DI NAGARI TALANG KOTO PULAI TAPAN DIHADIRI OLEH DOKTER PUSKESMAS RAHUL
Puskesmas Rahul, Selasa, 25/10/2022
Dalam rangka mengikuti pertemuan di nagari yaitu Musyawarah Nagari (MUSNAG) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2023 - DU RKP tahun 2024, dan rembuk Stunting Nagari Talang Koto Pulai Tapan dan Puskesmas Rahul ikut serta menjadi tamu undangan sekaligus narasumber.
Pada kesempatan Selasa (25/10) pagi, Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan menjadi narasumber dalam rangka Rembuk Stunting di Nagari Talang Koto Pulai Tapan. Materi tentang Stunting disampaikan langsung oleh Dokter Puskesmas Rahul, dr. Longmai Bunga Pertemuan rembuk stunting juga diikuti oleh perwakilan petugas dari puskesmas yaitu petugas Promkes & PM, Arnadi,SKM dan Dela Septianingsih,SKM serta Bidan Poskesri Talang Koto Pulai, Stafera Wahyuni,S.Tr.Keb.
Peserta MUSNAG dan Rembuk Stunting juga dihadiri oleh Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Polsek Tapan, Kapus, Babinsa dan Babinkamtibmas, Pendamping Desa, Kepala Dinas Instansi di lingkup Nagari , Ketua Bamus Nagari Beserta Anggota, masyarakat dll.
Kata sambutan dari Bapak Camat Ranah Ampek Hulu Tapan (Denos), menekankan bahwa pembangunan di nagari prioritas di bidang pendidikan dan kesehatan. Peningkatan bidang kesehatan sebagai upaya pencegahan Stunting. Upayanya melalui peningkatan PMT, penyegaran kader, melengkapi sarana dn prasarana kesehatan. Sehingga terwujudnya generasi nagari Talang Koto Pulai Tapan bisa menjadi penerus yang dapat diandalkan.
Pencegahan masalah stunting juga bisa dapat dengan menggiatkan masyarakat dalam pangan. Diharapkan musyawarah nagari mengusulkan peningkatan pangan lokal sebagai sumber gizi seimbang yang mudah didapatkan oleh masyarakat.
Pemerintah nagari memiliki wewenang dalam menyusun perencanaan anggaran dan kegiatan tahunan di nagari. Diselenggarakan melalui musyawarah masyarakat nagari, untuk mewujudkan desa sehat dan sejahtera dengan memperhatikan ketahanan pangan dan stunting.
Dalam penyampai materi, dr. Longmai menjelaskan defenisi stunting, ciri-ciri fisik, dampak gagal tumbuh kembang pada anak, dan faktor resiko atau penyebab kejadian stunting yang kompleks. Diharapkan program pencegahan Stunting di Nagari Talang Koto Pulai Tapan menjadi prioritas serta dapat tertuang dalam RKP tahunan Nagari.
Upaya pencegahan stunting di Nagari mendukung implementasi inovasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan dengan PASAN MANDE. Tujuannya menurunkan angka kematian ibu dan anak dengan berantas stunting.
Kesempatan Puskesmas Rahul untuk menyampaikan beberapa usulan pada MUSNAG dan Rembuk Stunting di Nagari Talang Koto Pulai Tapan, tentunya untuk peningkatan kesehatan pada masyarakat Nagari Talang Koto Pulai Tapan.
Penulis:
Emmi