PELAKSANAAN CRASH PROGRAM POLIO WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUMPO TANGGAL 10 MARET 2023
19 Mar 2023
11:20:54 WIB
20x dibaca
Jum'at, 10 Maret 2023
PELAKSANAAN CRASH PROGRAM POLIO WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUMPO
TANGGAL 10 MARET 2023
Crash Program Polio yang dilaksanakan posyandu wilayah kerja Puskesmas Lumpo tanggal 10 Maret 2023, di laksanakan di Nagari :
1. Ampuan posyandu Asoka 3 dengan
petugas Imunisasi Rahmi Dwi Putri ,
Amd. Keb dan bidan Desa Nesa Yulia Sari ,
Amd.Keb
2. Ampang Tareh Posyandu Dahlia 4 dengan
petugas Resy Bismaya Sari , Str,.Keb
dan bidan desa meci Sri yuliasni , Amd.Keb
3. Nagari Sungai Gayo Posyandu Cempaka 3
dengan Petugas Panda Rilla Str.keb dan
bidan desa Srina Rahayu , AmdKeb
4.Bukik Kaciak Posyandu Bougenville dengan
Petugas Melly Hendry Amd.kep dan bidan
desa Silvia Nofriyanti , Amd Keb
5. Bukik kaciak Posyandu Matahari 2
dengan Petugas Nova Linda. Amd. kep
dan bidan desa Febrina Livia Roliza ,
Str.Keb
6. Taratak posyandu mawar 1 dengan
Petugas Eva Mulyani , Amd.Kep
dan bidan desa resi putri , Amd Keb
Pada hari kelima ini masih tetap semangat dihadiri oleh Wali Nagari dan Ketua TP PKK Nagari di posyandu sebagai bentuk Partisipasi dan Dukungan pihak Nagari dan Ketua TP PKK Nagari dalam kegiatan crash Program Polio.
Sebagai bentuk dukungan dari wali nagari. tim penggerak pkk, dan bekerja sama dengan kader wilyah kerja puskesmas lumpo, membuat posyandu semeriah mungkin dengan menghiasi posyandu dengan balon dan kertas warna warni. untuk menarik anak-anak supaya tidak takut datang ke posyandu. bagi anak yang mau di imunisasi di berikan hadiah hiburan berupa balon, sedangkan khusus untuk nagari batu kunik ibu ketua tim penggerak pkk memberikan susu kepada anak-anak yang sudah diimunisasi
Dengan semangat tersebut hendaknya iminisasi wilayah kerja puskesmas Lumpo dapat mencapai hasil yang maksimal 100% sesuai dengan target kepala dinas kesehatan kabupaten pesisir selatan semua anak 0-59 bulan mendapatkan imunisasi polio pada kegiatan crash program polio ini
Kepala Puskesmas Lumpo dr Salma Anas KTU Almawenni, Str.Keb dan PJ Promkes Eldila Vevilina, AMKL juga meninjau kemasing-masing posyandu yang ,melaksanakan kegiatan crash program polio untuk melakukan pemantauan sasaran yang sudah di imunisasi dan melakukan edukasi
Bagi sasaran yang tidak datang langsung dilakukan di sweeping oleh petugas, bidan desa dan Kader
Mengapa sih dilaksanakan crash program polio??
Telah terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) polio di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Berdasarkanppp00 hasil risk assessment Provinsi Sumatera Barat dan Riaul00 dikategorikan sebagai provinsi yang berisikop87n tinggi terhadap penularan virus polio. Rekomendasi WHO, Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) dan Komite Ahli Eradikasi Polio, dibutuhkan upaya berupa kegiatan crash program Polio yang dilaksanakan di kedua provinsi untuk menutup kesenjangan imunitas
Crash Program Polio adalah bentuk respon untuk mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) polio dengan memberikan imunisasi polio kepada seluruh sasaran anak yang berusia 0-59 bulan (balita) tanpa memandang apakah anak itu sudah atau belum pernah diimunisasi polio.
Metode crash program ini adalah dengan pemberian polio tetes untuk seluruh anak yang berusia 0-4 bulan dan pemberian polio suntik ditambah polio tetes untuk seluruh anak yang berusia 4-59 bulan,
Sudah tahu belum apa itu Polio?
Polio (Poliomyelitis) adalah penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh virus polio. Virus Polio menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan mendadak, kecacatan permanen, atau bahkan kematian akibat kelemahan otot pernafasan.
Apa Aja Gejala Kasus Polio itu?
Hampir 90% dari yang terinfeksi tidak mengalami gejala atau mengalami gejala ringan seperti sakit tenggorokan, demam, mual, kelelahan, sakit kepala, kekakuan di leher, nyeri pada anggota badan, dan nyeri perut.
Anak yang terinfeksi virus polio berisiko mengalami kelumpuhan.
Kelumpuhan biasa terjadi dalam 7-21 hari setelah terinfeksi. Apabila ditemukan kasus kelumpuhan mendadak pada anak-anak <15 tahun, segera laporkan kepada Puskesmas terdekat.
Siapa Aja Yang Bisa Terkena Kasus Polio?
Kasus polio paling banyak terjadi pada anak usia di bawah 5 tahun, namun polio juga dapat terjadi pada semua usia
Anak yang tidak mendapatkan imunisasi polio yang lengkap.
Anak-anak yang tinggal di lingkungan sanitasi buruk dan tidak menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Bagaimana Pelaksaan Crash Program Polio
Imunisasi tetes polio (OPV) dan suntik polio (IPV) diberikan masing-masing. Imunisasi polio lengkap terdiri dari 4 kali tetes polio dan 1 kali suntik polio 1 dosis/kali secara bersamaan bertujuan untuk memberikan perlindungan secara optimal terhadap virus polio.
Kegiatan Crash Program Polio dilaksanakan serentak mulai tanggal 6 Maret 2023.
Imunisasi tetes polio diberikan pada anak berusia 0-59 bulan, sementara suntik polio diberikan pada anak berusia 4-59 bulan. Semua anak harus mendapatkan kedua imunisasi tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.
Dimana Dan Bagaimana Cara Mendapatkan Imunisasi Polio Saat Crash Program Berlangsung?
Imunisasi polio bisa didapatkan di tempat pelayanan seperti Puskesmas, Puskesmas Pembantu,poskesri dan
Posyandu
#marikeposyandu
#crashprogrampolio
#sehatkananakbangsa
#generasisehatgenersihebat
#basamomakomanjadi
Penulis:
Emmi