PEMANTAUAN PASIEN KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDERAPURA
25 Oct 2022
22:07:49 WIB
69x dibaca
Kamis, 13 Oktober 2022
PEMANTAUAN PASIEN KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDERAPURA
Pemantauan dilaksanakan oleh Penanggung Jawab Kusta ke Nagari Inderapura Barat kampung Tanjung batang Kapas.
Kusta atau lepra adalah penyakit infeksi bakteri kronis yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan. Kusta atau lepra dikenal juga dengan nama penyakit Hansen atau Morbus Hansen.
Bakteri penyebab kusta/leprae ini disebut juga sebagai Basil Tahan Asam (BTA) karena berbetuk basil (batang) dan tahan dengan asam pada pewarnaan khusus BTA (acid-fast stain). Salah satu teknik pewarnaan BTA dibuat oleh Ziehl-Neelsen (ZN), nama dua orang ilmuan yakni ahli bakteri Franz Ziehl (1859β1926) dan ahli pathologi Friedrich Neelsen (1854β1898).
Bakteri lepra tampak berbentuk batang (basil) warna merah dengan pewarnaan BTA (ZN) dan dilihat dengan menggunakan mikroskop pembesaran 1000 kali (10x100).
Bakteri lepra juga dapat menyebabkan kerusakan pada kulit dan tulang. Jari-jari pasien seperti "putus" yang sebetulnya adalah jari-jari tangan yang memendek akibat diserap oleh tubuh yang tampak seperti jari copot.
Bakteri lepra senang berada di bagian tubuh yang lebih dingin misalnya daun telinga. Jadi lokasi pengambilan spesimen untuk lepra yakni pada daun telinga dan bercak/lesi pada kulit.
Kusta atau lepra dapat ditandai dengan lemah atau mati rasa di tungkai dan kaki, kemudian diikuti dengan timbulnya lesi di kulit. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ini dapat menyebar melalui percikan ludah atau dahak yang keluar saat penderitanya batuk atau bersin. Apabila tidak diobati, penyakit kusta berpotensi menimbulkan kecatatan yang seringkali menyebabkan diskriminasi baik kepada penderita maupun keluarga.
Bakteri lepra dapat dibasmi dengan antibiotik namun pengobatannya cukup lama, tegantung jenisnya dari 6 bulan sampai 18 bulan.
Pada kusta tipe basah harus minum obat selama 12 bulan, sedangkan untuk tipe kering harus minum obat selama 6 bulan. Untuk itu, kepatuhan penderita mengonsumsi obat adalah kunci menyembuhkan kusta.
Yuk kita cegah penyakit kusta sedini mungkin dengan mengetahui ciri-cirinya
#pansosehat
#pansosemangat
Penulis:
Emmi