Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PEMBERIAN PMT PEMULIHAN UNTUK BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH UPT PUSKESMAS LUMPO

13 Oct 2022 05:18:52 WIB 42x dibaca
PEMBERIAN PMT PEMULIHAN UNTUK BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH  UPT PUSKESMAS LUMPO
Rabu, 12 Oktober 2022 PEMBERIAN PMT PEMULIHAN UNTUK BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS LUMPO Kegiatan ini di dampingi oleh ibu sekretaris kecamatan yang merangkap sebagai ketua TIM penggerak PKK ibu ferro Yuandha putri, S.STP dan tim dari kecamatan IV jurai, kepala puskesmas lumpo dr. salma anas, dokter penanggung jawab puskesmas lumpo dr. fresy wahyuni marta, pengelola gizi puskesmas lumpo melda eka sartika, Amd.Gz, dan pengelola promkes eldila vevi lina, AMKL. Kegiatan ini merupakan bagian dari pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayah kerja upt puskesmas lumpo. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan kepada balita gizi kurang, dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu beserta kegiatan pendukung lainnya dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan. Serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran. Sasaran pemberian makanan tambahan untuk balita terutama adalah balita yang menderita gizi kurang (wasting) walaupun untuk balita bukan gizi kurang juga dimungkinkan, sedangkan balita bukan gizi kurang juga dimungkinkan sebagai PMT penyuluh, pemberian makanan tambahan tersebut dimaksudkan sebagai upaya mencegah terjadinya balita stunting. PMT pemulihan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan gizi balita dan bumik KEK. PMT pemulihan diberikan dalam bentuk makanan pabrikan seperti biskuit, susu dan vitamin, serta dari bahan makanan lokal seperti telur. PMT hanya dikonsumsi oleh balita gizi buruk dan bumil kek sebagai tambahan makanan sehari-hari bukan sebagai makanan pengganti makanan utama. Makanan tambahan pemulihan diutamakan berbasis bahan makanan lokal. Jika bahan lokal terbatas dapat digunakan makanan pabrikan yang tersedia di wilayah setempat dengan memperhatikan kemasan, label dan masa kadaluarsa untuk keamanan pangan. Diuatamakan berupa sumber protein hewani dan nabati serta sumber vitamin dan mineral terutama berasal dari sayur dan buah. Adapun makanan tambahan yang disediakan dalam bentuk biskuit yang yang diformulasikan khusus serta memiliki kandungan gizi tinggi baik energi, protein, vitamin dan mineral penting. Anjuran konsumsi makanan tambahan untuk Ibu hamil kek adalah 1 bungkus (isi 3 keping) per hari. Sedangkan untuk balita, anjuran konsumsinya adalah 2 bungkus (8 keping) per hari untuk balita usia 6 bulan-11 bulan dan 3 bungkus (12 keping) per hari untuk balita usia 12 bulan- 59 bulan. Status gizi yang kurang dapat mempengaruhi keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan balita. Apabila balita mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan dapat menurunkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia yang merupakan negara berkembang. Oleh karena itu, pemerintah terus menggalangkan dana terkait permasalahan gizi kurang yang ada di Indonesia melalui Pemberian Makanan Makanan Tambahan (PMT) biskuit balita usia 6–59 bulan. Besar harapan kami agar seluruh balita memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang baik dengan memperoleh asupan gizi yang cukup mulai dari dalam kandungan hingga balita. Salam sehat.....

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.