Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH DI SMP 1 IV JURAI PUSKESMAS

16 Nov 2022 21:12:33 WIB 26x dibaca
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH DI SMP 1 IV JURAI PUSKESMAS
LUMPO 16 NOVEMBER 2022 PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH DI SMP 1 IV JURAI NAGARI LUMPO WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUMPO Kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksu remaja dan pemberian tablet tambah darah di SMP 1 IV jurai di laksanakan oleh petugas pkpr puskesmas lumpo Resi Resy Bismaya Sari , Str.Beb dan petugas gizi melda eka sartika,.AMG. serta tim Amalya Putri Dwi Handani , Amd.Keb Pada kegiatan penyuluhan petugas pkpr menyampaikan tentang Kesehatan reproduksi remaja Kesehatan reproduksi remaja dapat diartikan sebagai kondisi sehat pada sistem, fungsi, dan proses reproduksi yang dimiliki remaja, dari fisik, mental, dan sosial kultural. Saat ini, tidak sedikit orang, baik dari kalangan remaja maupun orang dewasa yang masih menganggap tabu akan hal-hal yang berkaitan dengan reproduksi, sehingga hal tersebut memicu rasa tidak nyaman ketika membahasnya dan akan cenderung untuk menghindari topik-topik semacam itu. Stigma ini apabila dibiarkan dan tetap berkembang di lingkungan masyarakat akan membuat dampak secara serius pada jangka panjang. Sebagai generasi penerus bangsa di masa depan, remaja diharapkan mengetahui dan memiliki informasi terkait bagaimana pentingnya kesehatan serta proses reproduksi yang benar. Hal ini bertujuan agar remaja dapat menerapkan pola perilaku sehat, yaitu terhidar dari pernikahan dini, seks pra-nikah atau seks bebas, serta terhindar dari penyalahgunaan NAPZA. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri kurang lebih sejumlah 30 peserta per masing2 kelas . Para peserta terlihat antusias akan materi-materi yang disampaikan oleh narasumber dan mampu terlibat secara aktif, sehingga kegiatan penyuluhan ini berlangsung dengan sistem dua arah. Tidak hanya materi saja yang disampaikan, tetapi diselingi juga dengan adanya praktek-praktek yang membantu peserta agar lebih memahami hal disampaikan narasumber. Praktek tersebut dilakukan dengan metode learning is fun, yaitu melalui permainan yang mengedukasi. Setelah mendapatkan informasi terkait kesehatan reproduksi tersebut, remaja akan lebih terbantu dalam proses pendewasaan diri dan bagaimana pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Setelah pelaksanaa penyuluhan Pelaksana Gizi Puskesmas langsung Melaksanakan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bersama dengan guru sekolah untuk Remaja Putri Di SMP 1 IV Jurai Dan petuga gizi juga menjelaskan tentang pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah atau Fe Remaja putri memang mudah terkena anemia yang ditandai dengan tubuh mudah lemas ataupun mudah pingsan, karena mengalami menstruasi. Untuk itu tablet penambah darah dibutuhkan untuk mengatasi anemia. Mengapa remaja putri membutuhkan zat besi ? Pertumbuhan cepat, kebutuhan meningkat Haid: kehilangan darah rutin dalam jumlah cukup banyak Calon ibu Periode usia melahirkan: kehilangan darah saat persalinan; jumlah persalinan; jarak antar persalinan; usia melahirkan saat remaja; Bila ibu sudah hamil akan terlambat, terutama untuk perkembangan organ yang memerlukan asam folat Pola makan untuk menjaga penampilan Untuk mengatasi anemia/defisiensi besi, dll Dampak Anemia pada Siswa/mahasiswa adalah sebagai berikut : Konsentrasi belajar Prestasi disekolah rendah atau tidak optimal Produktivitas kerja turun Imunitas lebih rendah sehingga lebih rentan terhadap penyakit infeksi; Upaya pemberian tablet zat besi ke sekolah-sekolah untuk remaja putri ini dilakukan untuk meminimalisiasi perempuan usia muda mengalami anemia. Jika seorang remaja putri menderita anemia dan kemudian hamil maka akan berpotensi melahirkan bayi dengan tubuh pendek (stunting) atau berat badan lahir rendah (BBLR). Hal ini disebakan karena kurangnya supply oksigen dan makanan ke janin selama masa kehamilan. Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya hal tersebut maka UPT. Puskesmas Batang Peranap memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri kepada kedua sekolah tersebut. Cara mengkonsumsi Tablet Tambah Darah ( TTD ) Sasarannya adalah seluruh remaja putri ( rematri ) usia 12 – 18 th (kelas, 7, 8, 9). Tablet Fe yang sudah didistribusikan oleh Puskesmas ke sekolah, akan diberikan ke remaja putri di sekolah tersebut dan mengkonsumsinya dihadapan guru / walikelas masing-masing. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa remaja putri itu benar-benar mengkonsumsi tablet Fe. Dosis yang diberikan adalah setiap orang mendapat 1 tablet per minggu selama setahun dan dipantau setiap sebulan sekali oleh Petugas Puskesmas. Diharapkan dengan adanya program pemberian tablet tambah darah pada remaja putri ini dapat menurunkan gejala anemia pada remaja putri sehingga mereka dapat memiliki kesehatan yang optimal menjelang kehamilan

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.