Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Penyuluhan Program Keluarga Berencana Di Posyandu Nagari Sako, Puskesmas Rahul

25 Oct 2022 18:40:10 WIB 21x dibaca
Penyuluhan Program Keluarga Berencana Di Posyandu Nagari Sako,   Puskesmas Rahul
Penyuluhan Program Keluarga Berencana Di Posyandu Nagari Sako, Kecamatan Tanah Ampek Hulu Tapan. Puskesmas Rahul, Selasa 11/10/2022 Program Keluarga Berencana (KB) merupakan program pemerintah yang diselenggarakan untuk membatasi kelahiran guna mengurangi pertumbuhan penduduk dan menurunkan laju penduduk. Program KB diatur berdasarkan UU No 10 Tahun 1992 dan disempurnakan lagi dengan terbitnyaUU No 52 Tahun 2009. Program KB merupakan upaya mengatur kelahiran anak, jarak, dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas (UU No 52, 2009). Tujuan dari program KB pada dasarnya yaitu pengaturan kelahiran guna membangun keluarga sejahtera. Macam–macam alat kontrasepsi pun bermacam – macam yaitu KB alamiah, pil, suntik dan KB jangka panjang. Penyuluhan yang telah dilakukan di Kampung Jangki Ayam tempatnya di Posyandu Durian 1 dan Durian 2, Nagari Sungai Gambir Sako, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan siang ini (Selasa,11/10/2022). Petugaa pelaksanaan yaitu penanggung jawab program KB Puskesmas Rahul, Indrayanti,Amd.Keb dan tim Weni Novriani,Amd. Keb. Sasarannya yaitu pasangan usia subur dan peserta posyandu termasuk kader. Tujuan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur tentang manfaat ber-KB, jenis KB jangka panjang atau pendek dan efek samping dari masing-masing jenis KB pada tubuh wanita. Penyuluhan dilaksanakan secara dua arah dengan metode komunikasi antar personal sehingga audien atau peserta penyuluhan dapat langsung mengajukan pertanyaan kepada petugas. Dapat dilihat bahwa dengan adanya penyuluhan langsung ini inisiatif masyarakat untuk bertanya lebih tinggi dibandingkan untuk menjawab pertanyaan dari petugas. Pasangan usia subur yang belum menggunakan KB menjadi ingin menggunakan KB serta ada pula pasangan usia subur yang penasaran untuk beralih ke alat kontrasepsi jangka panjang. Petugaaa KB, Indrayanti, And.Keb juga menekankan tentang penanganan sampah alat kontrasepsi jangka pendek, "setelah menggunakan kondom jangan langsung dibuang sembarangan, kumpulkan pada satu tempat dan dibuang di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak", demikian beliau menambahkan. Berdasarkan penuturan petugas penyuluhan, ada 3 hal penting yang harus diperhatikan tentang program Keluarga Berencana yiatu penanganan sampah, pemilihan program KB yang tepat, dan efek samping pada tubuh. #Berencana itu keren #2anaklebihbaik #PuskesmasRahulRancakBana

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.