Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Petugas Kesling, Promkes, dan Gizi Puskesmas Tj. Makmur Melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Sir

01 Nov 2022 22:52:09 WIB 24x dibaca
Petugas Kesling, Promkes, dan Gizi Puskesmas  Tj. Makmur Melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Sir
Kamis, 27 Oktober 2022 Petugas Kesling, Promkes, dan Gizi Melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Sirajul Muttaqin. Petugas Promkes Puskesmas Tanjung Makmur memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di sekolah yaitu : 1.Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah 2.Menggunakan jamban yang bersih dan sehat 3.Olahraga yang teratur dan terukur Memberantas jentik nyamuk 4.Tidak merokok di sekolah 5.Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan Petugas Kesling Puskesmas Tanjung Makmur melakukan Inspeksi Sanitasi tempat-tempat umum di Pondok Pesantren Sirojul Muttaqin, kegiatan ini merupakan usaha untuk mengawasi kelayakan Pondok Pesantren dan meminimalisir terjadi nya penyakit berbasis lingkungan di kawasan Pondok Pesantren. Pemeriksaan IKL Pondok Pesantren meliputi pemeriksaan kualitas air, kualitas udara, kualitas pangan yang dilakukan pada tempat pengolahan pangan (dapur) pondok pesantren, pemeriksaan sarana dan bangunan yang ada di Pondok pesantren termasuk asrama santri, dan ruangan belajar santri, serta pengawasan vektor dan binatang pembawa penyakit yang ada di lingkungan pondok pesantren. Pertugas Gizi Puskesmas Tanjung Makmur memberi kan tablet tambah darah pada remaja putriuntuk meminimalisir potensi anemia yang berakibat terhadap kesehatan dan prestasi di sekolah, pemberian tablet tambah darah juga untuk mempersiapkan kesehatan remaja putri pada saat sebelum menjadi seorang ibu. Pemberian TTD pada remaja putri ini untuk mencegah ibu nantinya melahirkan bayi dengan tubuh pendek (stunting) atau berat badan lahir rendah (BBLR).

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.