Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Pleno Hasil Verifikasi ODF (Open Defecation Free) SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan ), sekaligus

23 Oct 2022 22:27:56 WIB 32x dibaca
Pleno Hasil Verifikasi ODF (Open Defecation Free) SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan ), sekaligus
Painan , Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Pesisir Selatan digelar Kegiatan Pleno Hasil Verifikasi ODF (Open Defecation Free) SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan ), sekaligus pembacaan komitmen hasil verifikasi Kabupaten Pesisir Selatan menuju 100% kepemilikan jamban tahun 2023, Jumat (21/10/2022). ” Proses pleno verifikasi ODF adalah buah dari komitmen kerjasama antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tim penggerak PKK, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha dan tim Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) secara bertahap dan bersinergi dalam rangka mewujudkan Pesisir Selatan ODF 2022 yang merupakan hasil verifikasi pembuktian kepada masyarakat tentang seberapa besar capaian dan perubahan perilaku yang terjadi terhadap STBM tersebut,” Rapat pleno dengan penyampaian hasil verifikasi lapangan oleh Ketua Tim PDF Propinsi Sumatera Barat yang di pimpin oleh drg. Mardanus bahwa kondisi akses sebagai berikut 1.Kondisi septick tank penuh dan masyarakat tidak sanggup membayar sedot tinja sebesar 750. 000 swhingga swotic tank yang dikuras buang ke selokan , kondisi ini ditemui di Nagari Bungo Pasang Kecamatan IV Jurai 2. Masih ada masyarakat yang menggunakan WC plengsengan dengan septick tank drum bekas dan kalau penuh disiram pakai minyak tanah ditemukan di Nagari Painan 3. Masyarakat yang mendapat bantuan bedah rumah dari dana pokir, tetapi tidak disertai dengan bangunan WC, kondisi ini ditemukan di Nagari Kambang Timur Kecamatan Lengayang , Bungo Pasang Duo Kec. IV Jurai 4, Masih ditemukan rumah kontrakan dan rumah milik pribadi yang memiliki kloset dirumah tetapi buangan tinjanya selokan, sawah, sungai ditemukan di Nagari lakitan kec. Lengayang Siguntur nagari dll 5. Dibeberapa nagari masih ditemui masyarakat yang langsung buang air besar ke sungai 6. Didaerah lakitan masih ada 1 Kk yang buang air besar ke selokan 7. Jumlah jamban di mesjid mushala dan bantuan jamban di daerah pantai tidak sebanding dengan masyarakat yang menggunakannya Proses pengambilan sampel di lakukan dengan mengambil 30 % dari 15 Kecamatan yang ada didapat 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Koto IX Tarusan, Bayang Kapas, IV Jurai, Sutera, dan Lengayang, dan didapatkan 22 Nagari senagi sampel yaitu Nagari Painan, Salido, Bungo Pasang, Batu Hampa, Batu hampa selatan, Kapuh, Kapuh utara, Bukit Kaciak , siguntir Jinang Kampung pansur, IVKoto Hilir, IV Koto Mudik , Sungai Nyalo, Koto Nan Tigo ampek Koto hilie, ampoang parak, air duri surantih, Lambang Barat, Timur dan Utara . Lakitan Surantih, Koto Nan Tigo Taratak Surantih Dari 270 KK yang di uji petik ditemukan 1. Akses aman sebanyak 16 KK 2.Akses layak sebanyak 134 KK 3. Sharing sebanyak 80 KK 4. Belum layak sebanyak 27 KK 5. OD terbuka sebanyak 5 KK 6. OD tertutup sebanyak 8 KK ” Verifikasi yang sudah dilaksanakan oleh tim yaitu pilar stop buang air besar sembarangan dan berdasarkan data hasil verifikasi itu masyarakat kabupaten Pesisir Selatan yang buang air besar sembarangan dinyatakan mulai dari tingkat kampung sampai nagari adalah 0 dan untuk itu ???????????????????????????????????? ???????????????????????????? ???????????????????????????? ???????????????????????????????????????? ???????????????????????????? ???????????????????????????????????? ???????????????? ???????????????????? ???????????? ???????????????????? ( ???????????? ) ???????????????????????????????? ???????????????? ???????????? ???????????????????? Ada beberapa peluang yang dapat dijadikan akses untuk menjadi kabupaten sanitasi aman dan layak yaitu 1. Dukungan pemerintah daerah, lintas program, lintas sektor , pokir, CSR, Baznas , perantau BUMN dan swasta lainnya dalam peningkatan akses di Kabupaten Pesisir Selatan 2. Bantuan bedah rumah disertai dengan pembanunan jamban sehat dengan septic tank 3. IPAL komunal dapat dijalan sebuah solusi untuk masyarakat yang sudah mempunyai WC tapi belum mempunyai septic tank 4. Adanya peraturan dan regulaai yang mewajibkan setiap rumah yang dibangun baru dan rumah kontrakan wajib membuat jamban sehat dengan septic tank Sementara itu, dalam sambutannya Rusma Yul anwar , berharap semua pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, pelaku usaha dan semua organisasi kemasyarakatan dapat mendorong percepatan kepemilikan jamban bagi masyarakat sebagai komitmen mewujudkan sanitasi yang layak dan aman, yang merupakan bagian tujuan pembangunan berkelanjutan dan program pemberantasan stunting di Kabupaten Pesisir Selatan . Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan komitmennya dalam bentuk anggaran dan kegiatan tersebut. Di samping itu Sekda Pesisir Selatan , Mawardi Riska , AP, selaku pimpinan rapat pleno ODF menyampaikan komitmen menuntaskan 16.000 KK yang masih menumpang (sharing) agar di tahun 2023 sudah memiliki jamban di rumah masing masing ” Nagari mengalokasikan dana nagari atau desa untuk pembangunan jamban keluarga, pemangku kebijakan memastikan anggaran untuk sanitasi layak dan aman tersedia pada perubahan anggaran tahun 2023 serta mewujudkan kabupaten Pesisir Selatan menjadi kabupaten STBM dengan lima Pilar di tahun 2023,” imbaunya. Turut dihadiri Sekdakab, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Saiful Jamal , forkopimda, direktur Bank Nagari Cabang Painan Kepala OPD , anggota Tim Penggerak PKK, Ketua Forum Kabupaten Sehat, dan anggota, Kepala BUMN, Baznas, BUMD, Camat, Pimpinan Puskesmas dll Di akhir acara dilakukan penandatangan komitmen dan berita acara antara pemerintah daerah kabupaten Pesisir Selatan dengan Tim Verifikasi menuju akses santasi aman dan layak dan dalam komitmen dinyatakan bahwa kondisi ini akan di evaluasi sekali 6 bulan dan akan dicabut jika ditemukan masih dijumpai masyarakat yang tidak dak buang air besar di jamban Diakhir acara pemerintah berharap yang diwakili oleh sekda kab kepada yang hadir untuk mengawal Kabupaten Stop Buang Besar sembarangan dan ditahun 2024 Kabupaten Peaiair Selatan sudah benar benar bebas buang air besar sembarangan dengan kepemilikan jamban sehat

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.