Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Program Gizi PKM TJM melakukan kunjungan rumah pada balita Obesitas di Nagari Durian Seribu

12 Jul 2023 15:17:47 WIB 29x dibaca
Program Gizi PKM TJM melakukan kunjungan rumah pada balita Obesitas di Nagari Durian Seribu
Silaut, 12 Juli 2023 Program Gizi melakukan kunjungan rumah pada balita Obesitas di Nagari Durian Seribu. Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama. Kondisi ketika anak kecil mengalami obesitas dilihat dari usia, tinggi badan dan berat badan. Anak obesitas dapat menyebabkan diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Anak di bawah 2 th dengan obesitas bisa diobservasi saja, karna kalau asupannya dibatasi bisa risiko gizi kurang, dan bila aktivitasnya ditingkatkan juga relatif sulit untuk usianya. Jika lebih dari 2 tahun masih obes, baru perlu restriksi kalori atau peningkatan aktivitas. Jadi untuk bayi ASI eksklusif jg demikian, dipantau saja sambil tetap berikan ASI. Salah satu penyebab obesitas adalah faktor keturunan. Terutama jika orang tua mengidap penyakit diabetes, maka anak-anaknya berisiko untuk mengalami obesitas pada usia muda. Bahkan, meskipun ketika balita mereka memiliki berat badan yang normal. Tapi, bukan berarti jika Ibu dan pasangan bebas diabetes maka si Kecil juga tak bisa mengalami obesitas lho. Ternyata, faktor utama penyebab obesitas pada anak adalah kebiasaan hidup sehari-hari, seperti pola makan, aktivitas fisik, dan pola istirahat yang diterapkan pada si Kecil. Aktivitas fisik dan jadwal istirahat yang cukup juga turut berperan mencegah obesitas pada anak. Jika Ibu mungkin berpikir bahwa tidur terlalu banyak dapat meningkatkan risiko obesitas, hal ini justru kurang tepat. Riset sejumlah pakar gizi justru menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko obesitas. Alasannya, karena metabolisme anak menjadi terganggu dan membuat anak lebih suka mengemil.

Penulis: Sherly G

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.