Puskesmas Airpura Melakukan Penjaringan HBsAG yang aktif pada bayi di nagari Inderapura Timur
19 Mar 2023
12:52:29 WIB
148x dibaca
Kamis, 09 Maret 2023
Penjaringan HBsAG yang aktif pada bayi di nagari Inderapura Timur
Bayi yang terinfeksi virus hepatitis B memiliki resiko lebih dari 90% berkembang menjadi hepatitis N kronik. Sementara yang terinfeksi setelah usia 5 jarang (<5%) mengalami infeksi kronik. Oleh karna it, transmisi vertikal atau dari orang tua ke anak berkontribusi untuk sekitar 50% dari beban penyakit hepatitis B secara global.
Ibu hamil yang terinfeksi virus hepatitis B dapat menurularkan virus hepatitis B secara vertikal ke bayinya selama masa kehamilan atau persalinan. Untuk memutuskan rantai penularan hepatitis B maka bayi diberikan HBIG yang merupakan antibodi dan berfungsi sebagai imunisasi pasif karena sudah dalam bentuk jadi. Pemberian imunisasi HBIG direkomendasikan maksimal 12 setelah kelahiran bay. Pemeriksaan HBsAG dilakukan pada saat bayi berumur 9-12 bulan menggunakan HBsAS rapid test.
Dalam Kegiatan ini pelaksana:
1. Maili Yusra, S.Tr.Keb
2. Ririn Junaidi. S.ST
3. Rita Arnita Mulia, SKM
Penulis:
Emmi