PUSKESMAS BALAI SELASA DAN TIM P2P DINAS KESEHATAN MENGUNJUNGI PASIEN TB MDR YANG TAK MAU DI RUJUK
01 Nov 2022
20:01:20 WIB
24x dibaca
PUSKESMAS BALAI SELASA DAN TIM P2P DINAS KESEHATAN MENGUNJUNGI PASIEN TB MDR YANG TAK MAU DI RUJUK KE FASILITAS KESEHATAN
Balaiselasa, Selasa 1 November 2022
Tim Puskesmas balai Selasa bersama tim P2P dari dinas kesehatan kabupaten pesisir Selatan melakukan kunjungan rumah penderita TB MDR di kayu sabatang nagari pasir pelangai yang menolak dirujuk oleh petugas puskesmas
Kunjungan ini selain untuk mengedukasi atau memberi penyuluhan kepada seluruh keluarga juga untuk membujuk pasien agar mau dirujuk untuk menerima pengobatan di rumah sakit.
Tim.puskesmas yang yang di pimpin oleh kepala puskesmas Yanita Trisna Putri,SKM didampingi oleh dokter Susi extrisna Weli dan penanggung jawab program TB Surya Agusman dan bidan desa bersama tim dinas kesehatab Kabid p2p Erna Juita didampingi kasi p2p dr Arlaily Fitri dan pemgang program TB yusmaini bertemu langsung dengan pasien dan keluarga dan pemegang program TB menjelaskan tentang bahaya TB MDR dan resiko yang akan didapat oleh keluarga apabila tidak mengetahui bagai mana cara berinteraksi dengan pasien TB ini, ibu yusmaini juga meminta pada keluarga yang kontak dengan pasien untuk memeriksakan dahaknya, kepada pasien dan keluarga juga dijelaskan bahwa obat-obatan, biaya rujukan ke RSUD m Zein dan biaya rawat inap di RSUD gratis dan pasien ini akan di dampingi tim sampai sembuh.
Setelah mendengar penyuluhan dan penjelasan petugas akhirnya pasien bersedia dirujuk ke rumah sakit dan keluargaku bersedia memeriksakan dahaknya ke puskesmas. Karena pasien akan dirujuk besok tanggal 2 november dan harus melakukan pemeriksaan labor di RSUD maka pasien diharuskan puasa mulai jam 21.00 nan ti malam sampai besok setelah selesai pemeriksaan labor di RSUD m.zein.
TB MDR (Multi Drug Resistant) adalah TB Resisten obat terhadap minimal Z OAT (Obat Anti Tuberkulosis) yang paling poten yaitu INH dan Rifampisin secara bersama sama atau resisten dengan OAT lini pertama lainnya. Penyebab terjadinya karena penderita TB tidak menyelesaikan pengobatan hingga tuntas. Pemberian obat yang salah, baik jenis obat, dosis, dan lama pengobatan TB. Kualitas obat yang buruk. Kurangnya ketersediaan obat TB.
Orang yang tertular (terinfeksi) kuman yang dapat berkembang menjadi “sakit TB” dan akan mengalami “sakit TB MDR” dikarenakan yang ada di dalam tubuh pasien tersebut adalah kuman TB MDR. Pasien dapat menularkan kuman TBC yang resistan obat kepada masyarakat disekitarnya.
TBC resitan obat dan TBC MDR dapat disembuhkan, meskipun membutuhkan waktu sekitar 18-24 bulan..
Guna mencegah TB MDR, pemerintah mendorong seluruh pemberi pelayanan TB di semua fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan TB sesuai standar dan meningkatkan kewaspadaan melalui penemuan kasus secara dini dan memastikan pelayanan TB yang berkualitas.
"TOSS TB (temukan obat sampai sembuh TB) ????"
Penulis:
Emmi