Puskesmas IV Koto Mudik, Penyuluhan Tuberkulosis Anak Dalam Gedung
24 Mar 2023
14:26:15 WIB
46x dibaca
PUSKESMAS IV KOTO MUDIK
Jum'at, 24 Maret 2023
"PENYULUHAN TUBERKULOSIS ANAK"
Puskesmas IV Koto Mudik dalam rangka memperingati hari tuberkulosis (TBC) Sedunia 24 Maret 2023. Penanggung jawab program TB, Marniati dan dokter puskesmas dr. Ulfa fadhillah lubis, memberikan penyuluhan dalam gedung kepada pasien yang berobat, dengan tema penyuluhan tuberkulosis anak.
TBC pada anak terjadi karena anak menghirup bakteri Mycobacterium tuberculosis yang berada di udara. Bakteri tersebut kemudian berdiam di paru-paru dan dapat berkembang ke bagian tubuh yang lain, seperti tulang belakang, ginjal, bahkan otak.
Bila daya tahan tubuh anak tidak mampu melawan kuman TBC yang masuk, maka kuman tersebut akan berkembang biak dan menyebabkan penyakit TBC.
Beberapa gejala penyakit TBC pada anak adalah:
- Batuk lama yang tidak kunjung sembuh, biasanya hingga lebih dari 3 minggu.
-Demam hingga lebih dari 2 minggu.
-Batuk darah.
-Tubuh lemah.
-Kehilangan nafsu makan.
-Berat badan tidak kunjung bertambah.
-Sesak napas.
-Berkeringat di malam hari.
-Pembengkakan kelenjar getah bening.
-Pertumbuhan terhambat.
Metode Pemeriksaan TBC Anak:
Meski sudah dilakukan pemeriksaan fisik dan foto Rontgen dada, bisa saja tidak ditemukan adanya tanda-tanda infeksi TBC pada anak. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, dokter akan melakukan tes kulit tuberkulin atau tes Mantoux.
Dengan menjalani pengobatan sampai tuntas sesuai durasi yang telah ditentukan oleh dokter, anak-anak dapat pulih total dari TBC dan terhindar dari komplikasi. Penyakit ini bisa ditangani oleh dokter anak atau dokter anak ahli penyakit infeksi tropis.
"Ayo Bersama Akhiri TBC, Indonesia Bisa!
Penulis:
Emmi