Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PUSKESMAS KAMBANG Pembinaaan apotik dan toko obat serta penyampaian himbauan terkait pemakaian obat

23 Oct 2022 05:01:53 WIB 54x dibaca
PUSKESMAS KAMBANG Pembinaaan apotik dan toko obat serta  penyampaian himbauan terkait pemakaian obat
PUSKESMAS KAMBANG Sabtu, 22 Oktober 2022 Pembinaaan apotik dan toko obat serta penyampaian himbauan terkait pemakaian obat sirup pada masyarakat sesuai edaran Kementrian Kesehatan, Dinas Kes Propinsi Sumbar dan Dinas Kesehatan Kab. Pessel Bersama Kapolsek Lengayang, Kapus Kambang, KTU, PJ. Gudang Farmasi serta Tim dari Polsek Lengayang. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginstruksikan tidak mengonsumsi obat sirup untuk sementara waktu imbas dari adanya kasus gangguan ginjal akut misterius. Kemenkes juga telah meminta tenaga kesehatan tidak meresepkan obat sirup kepada pasien, serta apotek agar tidak menjual obat sirup. Instruksi itu tertuang dalam surat edaran Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak. Kemenkes mengeluarkan instruksi ini lantaran adanya kenaikan kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak usia 0-5 tahun (balita) diberbagai wilayah di Indonesia. Adapun kasus gangguan ginjal akut (acute kidney injury atau AKI) misterius ini menyerang anak-anak. Kasus serupa terjadi di Gambia, dengan puluhan anak meninggal dunia usai mengonsumsi obat mengandung zat kimia berbahaya, etilen glikol. Etilen glikol merupakan salah satu dari tiga senyawa/zat kimia berbahaya yang ditemukan terkait kasus gangguan ginjal akut misterius tersebut. Namun demikian, kandungan senyawa dalam obat-obatan tersebut belum dapat ditarik kesimpulan menjadi penyebab gangguan ginjal akut misterius pada anak. Bila anak mengalami demam, Kemenkes menganjurkan untuk mengutamakan perawatan non-farmakologis (tidak mengonsumsi obat-obatan), seperti dengan memenuhi kebutuhan cairan, kompres air hangat, dan menggunakan pakaian tipis. Namun, jika terdapat tanda-tanda berbahaya, diinstruksikan untuk segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Oleh karena itu dilakukan pembinaan apotik dan toko obat trkait dengan adanya kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak2 untuk meningkatkan pengetahuan dan untuk sementara tidak meresepkan obat2an dlm bentuk sediaan cair/sirup serta apotik dan toko obat dilarang menjual obat bebas smpai pengumuman resmi pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.