Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PUSKESMAS LUMPO LAKSANAKAN PENYULUHAN DAN PEMICUAN 5 PILAR SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM

18 Oct 2022 04:08:35 WIB 71x dibaca
PUSKESMAS LUMPO LAKSANAKAN PENYULUHAN DAN PEMICUAN 5 PILAR SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM
SABTU, 15 OKTOBER 2022 PENYULUHAN DAN PEMICUAN 5 PILAR SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) Di NAGARI BALAI SINAYAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUMPO. Pada tanggal 15 oktober 2022, Pengelola kesehatan Lingkungan Puskesmas Lumpo Eldila Vevi Lina , AMKL bersama petugas promkes, Kurniawan Okta Satria, SKM dan bidan desa nagari balai sinayan neci yulia putri Amd.Keb, melaksanakan kegiatan pemicuan 5 pilar STBM, Kegiatan ini dihadiri masyarakat lebih dari 20 orang dan Kader . Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan di Nagari Lokus STBM yang berada di wilayah puskesmas lumpo. Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah suatu pendekatan partisipatif yang mengajak masyarakat untuk menganalisa kondisi sanitasi mereka melalui suatu proses pemicuan, sehingga masyarakat dapat berpikir dan mengambil tindakan untuk meninggalkan kebiasaan buang air besar mereka yang masih di tempat terbuka dan sembarang tempat. Pendekatan yang dilakukan dalam STBM menimbulkan rasa malu kepada masyarakat tentang kondisi lingkungannya yang buruk dan timbul kesadaran akan kondisi yang sangat tidak bersih dan tidak nyaman. Dari pendekatan ini juga ditimbulkan kesadaran bahwa sanitasi adalah masalah bersama karena dapat berakibat kepada semua masyarakat sehingga pemecahannya juga harus dilakukan dan dipecahkan secara bersama STBM 5 Pilar merupakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang terdiri dari 1. Stop buang air besar sembarangan 2. Cuci tangan pakai sabun 3. Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga 4. Pengamanan sampah rumah tangga 5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga. Masyarakat terlihat antusias dalam melakukan kegiatan simulasi pemicuan STBM 5 pilar ini. Dari hasil pemicuan ini didapatkan bahwa masih ada beberapa masyarakat yang belum mengelola limbah rumah tangga dengan baik. Beberapa masyarakat tersebut masih membuang limbah cair rumah tangga di tempat terbuka seperti di sungai. Masyarakat yang terindikasi belum mengelola limbah rumah tangga dengan baik mengungkapkan akan segera memperbaiki pengelolaan limbah rumah tangga dengan menyediakan tempat pembuangan limbah yang tertutup. Dalam acara ini, semua yg hadir bersedia untuk mendukung dan menerapkan progam STBM 5 pilar di nagari balai sinyanan. Langkah-langkah pemicuan terdiri dari perkenalan fasilitator, penjelasan maksud dan tujuan pemicuan, bina suasana, pemetaan sosial, alur kontaminasi air. Di akhir kegiatan ada lebih 20 warga yang terpicu dan berencana akan melakukan perubahan prilaku hidup sehat melalui 5 pilar STBM dalam waktu dekat. Sanitarian puskesmas akan mendampingi dan melakukan monitoring kembali terkait Perubahan Prilaku tersebut. Pelaksanaan program STBM dimulai dari pilar pertama yaitu Stop BABS yang merupakan pintu masuk sanitasi total dan merupakan upaya memutuskan rantai kontaminasi kotoran manusia terhadap air baku minum, makan dan lainnya. STBM menggunakan pendekatan yang mengubah perilaku hygiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Dengan metode pemicuan, STBM diharapkan dapat merubah perilaku kelompok masyarakat dalam upaya memperbaiki keadaan sanitasi lingkungan mereka, sehingga tercapai kondisi Open Defecation Free (ODF), pada suatu komunitas atau desa. Suatu desa dikatakan ODF jika 100% penduduk desa tersebut mempunyai akses BAB di jamban sehat. Pilar STBM ditujukan untuk memutus mata rantai penularan penyakit dan keracunan. Adapun 5 Pilar STBM yang dimaksud adalah sebagai berikut: 1. Stop Buang Air Besar Sembarangan, kondisi ketika setiap individu dalam suatu komunitas tidak lagi melakukan perilaku buang air besar sembarangan yang berpotensi menyebarkan penyakit. 2. Cuci Tangan Pakai Sabun, perilaku cuci tangan dengan menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun. 3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, melakukan kegiatan mengelola air minum dan makanan di rumah tangga untuk memperbaiki dan menjaga kualitas air dari sumber air yang akan digunakan untuk air minum, serta untuk menerapkan prinsip higiene sanitasi pangan dalam proses pengelolaan makanan di rumah tangga. 4. Pengamanan Sampah Rumah Tangga, melakukan kegiatan pengolahan sampah di rumah tangga dengan mengedepankan prinsip mengurangi, memakai ulang, dan mendaur ulang. 5. Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga, melakukan kegiatan pengolahan limbah cair di rumah tangga yang berasal dari sisa kegiatan mencuci, kamar mandi, dan dapur yang memenuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan yang mampu memutus mata rantai penularan penyakit. Wilayah kerja puskesmas Lumpo menuju ODF Salam sehat....

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.