Puskesmas Pasar Kuok, Kegiatan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular ( PTM) Terintegrasi Dengan Lansia
09 Jun 2023
11:10:31 WIB
31x dibaca
Rabu, 31 Mai 2023
Kegiatan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular ( PTM) Terintegrasi Dengan Lansia Di Kampung Ladang Nagari IV Koto Hilie
Kegiatan PTM dlm rangka memberikan edukasi dan konseling kpd masyarakat ttg penyakit tdk menular dg bergaya hidup CERDIK.
Cek kesehatan secara rutin.
Enyahkan asap rokok.
Rajin kegiatan fisik setiap hari.
Diet seimbang.
Istirahat teratur.
Kelolah stres.
Dgn terlaksana nya dg baik CERDIK tsb diats maka terlaksana dg baik pengendalian penyakit tdk menular.
Kenapa kegiatan ini perlu dilaksanakan karna penyakit tdk menular ini dianggap enteng oleh masyarakat karna sifatt nya tdk menular beda dg penyakit menular yg langsung nampak dampaknya oleh masyarakat.
Pemeriksaan PTM mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar pinggang, tekanan darah, gula dara dan konseling kesehatan.
Program deteksi dini memiliki sasaran usia 15 tahun ke atas artinya semua masyarakt yg ber usia 15 tahun keatas wajib mendapatkan deteksi dini minimal 1 kali setahun Jika diketahui sudah dalam kondisi PTM, maka segera bisa mendapatkan pengobatan untuk menjaga kondisi agar tetap terkontrol dan bisa hidup produktif.
Faktor resiko PTM antara lain kurang aktivitas fisik, diet yang tidak seimbang, merokok, konsumsi alkohol, obesitas, hiperglikemia (kadar gula darah yang tinggi, hipertensi, hiperkolesterol.
jumlah peserta kunjungan sebanyak 54 orang, 28 orang di antaranya menderita HIPERTENSI dan 3 orang menderita DIABETES MELITUS.
Diabetes mellitus atau yang dikenal dengan kencing manis/penyakit gula merupakan penyakit dimana kadar gula dalam darah cukup tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin sehingga gula didalam darah tidak dapat dimetabolisme.
Tanda dan Gejala Diabetes:
1. Kelaparan. Rasa lapar yang berlebihan
2. Penyembuhan lambat. Infeksi, luka, dan memar yang tidak sembuh dengan cepat
3. Keletihan dan mudah tersinggung.
4. Pandangan yang kabur.
5. Kesemutan atau mati rasa.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/ tenang
Pencegahan dan pengendalian Hipertensi, mengurangi risiko Hipertensi
Mengurangi konsumsi garam (jangan melebihi 1 sendok teh per hari)
Melakukan aktivitas fisik teratur (seperti jalan kaki 3 km/ olahraga 30 menit per hari minimal 5x/minggu)
Tidak merokok dan menghindari asap rokok.
Diet dengan Gizi Seimbang.
1. Sakit Kepala. Sakit kepala adalah gejala yang umum terjadi pada orang dengan hipertensi.
2. Kelelahan. Dikutip dari website Kementerian Kesehatan, kelelahan adalah salah satu ciri atau gejala yang dialami oleh seseorang yang mengalami tekanan darah tinggi.
3. Pandangan Menjadi Kabur.
4. Sesak Napas.
5. Mimisan.
Petugas PTM yang melaksanakan:
1. Ns. Afrita Linda, S.Kep
2. Titin Novia Sastra, Amd.Keb
3. Nur Afni Juwita M.Zein, S.Tr.Keb
5. Hj. Musmarni, S.Tr.Keb (PJ. Lansia)
6. Suria Mega, S.Tr. Keb (Bidan Nagari)
Penulis:
Emmi