Puskesmas Pasar Kuok Melaksanakan Kegiatan Germas Gerakan Cegah Stunting Bersama Latsitardanus
29 May 2023
09:48:31 WIB
28x dibaca
PUSKESMAS PASAR KUOK
Jumat, 26 Mei 2023
PUSKESMAS PASAR KUOK MELAKSANAKAN KEGIATAN GERMAS GERAKAN CEGAH STUNTING BERSAMA LATSITARDANUS DI KANTOR CAMAT BATANG KAPAS
Kegiatan dilaksanakan di Kantor Camat Batang Kapas yang di hadiri oleh Dinas Kesehatan yang diwakilkan oleh Kabid Kesmas, kasi Promkes Camat Batang Kapas beserta staff, Wali Nagari, Kepala Sekolah wilker Nagari IV Koto Hilie,Taruna Latsitardanus, Kepala Puskesmas Pasar Kuok beserta staff dan kader posyandu wilker puskesmas pasar kuok.
Acara pembukaan di awali dengan melakukan senam pagi kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Bpk Camat Batang Kapas yang kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi tentang STUNTING oleh Kabid Kesmas.
Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.
Penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi yang diperoleh oleh balita sejak awal masa emas kehidupan pertama, dimulai dari dalam kandungan (9 bulan 10 hari) sampai dengan usia dua tahun (1000 HPK) Stunting akan terlihat pada anak saat menginjak usia dua tahun, yang mana tinggi rata-rata anak kurang dari anak seusianya.
Secara umum terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Nah, untuk keseimbangan hal tersebut perlu adanya kerjasama yang baik antara keluarga, Bidan Desa penanggungjawab wilayah serta pejabat terkait lainnya. Sehingga terbentuklah program yang dinamakan dengan Pendamping keluarga yang akan melaksanakan pendampingan kepada sasaran prioritas meliputi penyuluhan, fasilitasi, pelayanan rujukan serta fasilitasi penerimaan program bantuan sosial dan pengamatan berkelanjutan untuk mendeteksi dini faktor risiko Stunting.
Secara keseluruhan sampai sekarang telah dilaksanakan dengan baik tujuan pokok Program pencegahan Stunting diwilayah Kecamatan Batang Kapas, walaupun masih perlu kerjasama yang lebih optimal untuk mendapatkan hasil terbaik di masa yang akan datang.
Penulis:
Emmi