Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Pessel melakukan pertemuan Nagari Siaga bagi Pet
01 Dec 2022
22:30:29 WIB
27x dibaca
Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan melalui Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat melakukan pertemuan Nagari Siaga bagi Petugas Promkes dan Bidan desa se Kab. Pessel . Kamis, 1 Desember 2022 di Hotel Triza Painan
Pertemuan Nagari siaga ini dibuka secara resmi oleh Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pessel dr. Syahrizal Antoni Sy MPH. didampingi oleh Kabid Kesmas Apt. Fitria Nibras S.Farm dan Kasie Promkes Emmi Fauzianti. SKM
Dalam paparannya beliau menyatakan bahwa Nagari siaga merupakan strategi baru pembangunan kesehatan yang lahir sebagai respon pemerintah terhadap masalah kesehatan di Indonesia yang tak kunjung selesai. Tingginya angka kematian ibu dan bayi, munculnya kembali berbagai penyakit lama seperti tuberkulosis paru, merebaknya berbagai penyakit baru yang bersifat pandemik seperti SARS, HIV/AIDS dan flu burung serta belum hilangnya penyakit endemis seperti diare dan demam berdarah merupakan masalah utama kesehatan di Indonesia. Bencana alam yang sering menimpa bangsa Indonesia seperti gunung meletus, tsunami, gempa bumi, banjir, tanah longsor dan kecelakaan massal menambah kompleksitas masalah kesehatan di Indonesia.
Nagari siaga merupakan salah satu bentuk reorientasi pelayanan kesehatan dari sebelumnya bersifat sentralistik dan top down menjadi lebih partisipatif dan bottom up. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 564/MENKES/SK/VI II/2006, tentang Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa siaga, desa siaga merupakan desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan, bencana dan kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri. Nagari siaga adalah suatu konsep peran serta dan pemberdayaan masyarakat di tingkat Nagari , disertai dengan pengembangan kesiagaan dan kesiapan masyarakat untuk memelihara kesehatannya secara mandiri.
Konsep nagari siaga adalah membangun suatu sistem di suatu Nagari yang bertanggung jawab memelihara kesehatan masyarakat itu sendiri, di bawah bimbingan dan interaksi dengan seorang bidan dan 2 orang kader desa. Di samping itu, juga dilibatkan berbagai pengurus desa untuk mendorong peran serta masyarakat dalam program kesehatan seperti imunisasi dan posyandu
Kegiatan Pokok dalam Nagari Siaga
Surveilans dan pemetaan : Setiap ada masalah kesehatan di rumah tangga akan dicatat dalam kartu sehat keluarga.
Selanjutnya, semua dan peta tersebut dipaparkan di poskesdes.
Perencanaan partisipatif: Perencanaan partisipatif di laksanakan melal ui survei mawas diri (SMD) dan musyawarah masyarakat desa (MMD).
Melalui SMD, desa siaga menentukan prioritas masalah. Selanjutnya, melalui MMD, Nagari siaga menentukan target dan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai target tersebut. Selanjutnya melakukan penyusunan anggaran yang dibahas dalam Musrenbang
Dalam pertemuan Nagari siaga ini juga di sosialisakan tentang posyandu prima yang baru saja di Lounching oleh Gubernur Sumatera Barat di Padang, posyandu prima berasal dari pustu / poskesdes/Poskesri yang sudah ada . Materi Posyandu prima ini disampaikan oleh kabid Kesmas Ibu Apt. Fitria .S.Farm
Perubahan itu merupakan bagian dari implementasi transformasi layanan kesehatan primer yang bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
sesuai pilar 1 transformasi layanan kesehatan
Kehadiran Posyandu Prima, lanjutnya tidak untuk menghilangkan fungsi Posyandu yang selama ini ada di masyarakat. Sebaliknya, Posyandu Prima justru semakin meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan Posyandu.
Karena lokasi yang dekat dengan masyarakat, layanan kesehatan yang semakin lengkap, serta sasaran yang lebih luas, tidak hanya ibu dan anak, namun mencakup semua siklus hidup mulai dari bayi hingga lansia.
Posyandu prima akan menjadi koordinator dan melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap posyandu yang ada selama ini.
Diharapkan kehadiran posyandu prima dapat menjawab masalah kesehatan selama ini
Dan pembentukan posyandu prima dapat dilakukan di Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 2023
Diakhir acara dilakukan diskusi dan sharing pendapat tentang pembentukan posyandu prima oleh tenaga Promkes dan bidan desa yang hadir dalam pertemuan Nagari ini.
Peserta berkomitmen untuk melakukan pembentukan Nagari siaga dengan cara sosialasi kepada wali nagari di wilayah kerja masing masing
Semoga apa yang menjadi harapan kita semua dapat terwujud dengan kerja keras semua pihak ????????????????
Penulis:
Emmi