Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Puskesmas Koto Berapak melakukan kegiatan PENANGANAN CEGAH STUNTING di Posyandu Buah Hati Mama Ke

14 Aug 2023 10:01:19 WIB 21x dibaca
 Puskesmas Koto Berapak   melakukan kegiatan PENANGANAN CEGAH STUNTING di Posyandu Buah Hati Mama Ke
Jumat 11 Agustus 2023 Petugas Promkes UPT Puskesmas Koto Berapak ( Susiana. S. ST dan Santi Agustina, SKM) bersama Petugas KIA (Elfa Risna, S. ST) melakukan kegiatan PENANGANAN CEGAH STUNTING di Posyandu Buah Hati Mama Kenagarian Kubang Koto Berapak. Sasaran pada kegiatan ini ialah Ibu Hamil, Ibu Bayi dan Ibu Balita Stunting merupakan problem kesehatan yang masih tinggi di Indonesia. Stunting dapat mengakibatkan anak gagal tumbuh karena kekurangan nutrisi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Seorang anak dikatakan stunting apabila tinggi badan menurut usianya lebih dari dua standar deviasi, di bawah ketetapan Standar Pertumbuhan Anak. Adapun tiga elemen yang perlu diperhatikan dalam pencegahan stunting 1. Perbaikan pola makan. Jumlah dan kualitas gizi makanan yang kurang menjadi salah satu penyebab stunting pada anak. Perbanyak sumber protein serta konsumsi sayuran dan buah. 2. Pola asuh Perilaku orangtua juga haru andil dalam mencegah stunting. Pola asuh yang baik, termasuk dalam pemberian makanan yg beragam, bergizi dan berimbang kepada anak. 3. Pembenahan sanitasi dan air bersih Risiko infeksi pada anak dapat meningkat apabila akses air bersih dan sanitasi di lingkungan rumah buruk. Salah satu pemicu diare berasal dari kotoran yang masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, kita perlu membiasakan cuci tangan serta tidak buang air besar sembarangan Pencegahan Stunting terbaik sebaiknya dilakukan pada masa awal kehamilan. Dari awal masa kehamilan, pencegahan stunting dapat dilakukan dengan meningkatkan asupan zat besi dan asam folat untuk ibu. Zat besi penting sebagai pencegah anemia yang menimbulkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah. Sementara itu, asam folat dibutuhkan untuk perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi, serta meminimalisir timbulnya penyakit bawaan lahir. #CEGAHSTUNTING #INGATPASANMANDE

Penulis: Sherly G

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.