Senin, 25 Mei 2026
UPT Puskesmas Tapan mengadakan Edukasi kepada pasien yang datang berobat tentang Pemilahan sampah Organik dan An Organik.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ronaldi Febrian,SKM sebagai Pelaksana Program Kesling dan dikoordinator oleh Tim Promosi Kesehatan Puskesmas Tapan.
Edukasi ini menitikberatkan pada pemilahan sampah dari sumbernya (rumah tangga) agar sampah organik dapat diolah menjadi kompos atau pakan maggot, sementara sampah anorganik disetorkan ke bank sampah untuk didaur ulang.
Adapun tujuan edukasi ini adalah :
1. Pengurangan Volume Sampah dengab Memisahkan sampah basah (organik) dan sampah kering (anorganik) mencegah pencemaran dan memudahkan proses daur ulang
2. Ekonomi Sirkular: Sampah anorganik memiliki nilai jual melalui Bank Sampah, sedangkan sampah organik dapat ditekan dengan budidaya maggot atau pembuatan kompos.
Pada kegiatan edukasi ini Petugas juga menyampaikan kepada pasien tentang mengklasifikasikan sampah menjadi empat jenis utama:
1. Organik seperti Sisa makanan, dedaunan, dan sisa sayuran (dapat terurai).
2. Anorganik seperti Plastik, kaleng, botol kaca, dan kertas (bisa didaur ulang).Residu: Pampers, pembalut, dan puntung rokok (tidak dapat diolah kembali).B3: Baterai, lampu neon, dan limbah medis (bahan berbahaya dan beracun).
Semoga dengan diberikan edukasi ini masyarakat bisa menambahan pengetahuan tentang cara pemilahan sampah organim dan anorganik dirumah tangga.
Penulis: myarsih icit