Painan- Keberhasilan pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan dan penganggaran baik di tingkat pusat maupun daerah. Perencanaan di daerah memegang peranan penting, karena daerah terutama kabupaten/kota merupakan ujung tombak pembangunan kesehatan. Namun hingga saat ini perencanaan anggaran belum sepenuhnya dapat terlaksana sesuai dengan harapan. Anggaran kesehatan semakin meningkat namun capaian kinerja pembangunan kesehatan cenderung stabil. Perencanaan anggaran yang disusun belum menjawab permasalahan kesehatan yang ada. Oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan kapasitas untuk tenaga perencana di kabupaten/kota melalui pelatihan, sehingga tenaga perencana mampu menyusun rencana atas dasar realitas masalah kesehatan daerah (evidence based) dan kebijakan nasional di bidang kesehatan sehingga tujuan pembangunan kesehatan, yaitu meningkatkan derajat kesehatan, dapat terwujud.
"Dalam rangka meningkatkan kapasitas tenaga perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan menugaskan sebanyak 5 orang yang terdiri dari Kasubag Perencanaan dan 1 orang staf, Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kasi PTM dan Kesehatan Jiwa, dan Kasi Farmakmin untuk mengikuti Pelatihan Perencanaan Kesehatan Daerah (Rankesda) yang diselenggarakan oleh Biro Perencanaan dan Anggaran Kesehatan RI mulai tanggal 10 s/d 20 Agustus 2021" Jelas Plt. Sekretaris Dinkes Pessel Jafriwandi, SKM.MT disela-sela kesibukannya.
Menurut Plt Sekdis bahwa Pelatihan Rankesda ini dilaksanakan secara zoom meeting. Pelatihan ini diperlukan dalam rangka penguatan kemampuan petugas perencana agar mampu menyusun Rencana Kerja Dinas Kesehatan berdasarkan masalah kesehatan yang dihadapi oleh daerah (evidence based) sesuai dengan kemampuan atau kapasitas daerah, kebijakan nasional dibidang kesehatan, serta indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Selanjutnya Jafriwandi mengharapkan agar peserta untuk mengikuti pelatihan ini sebaik-baiknya. "Gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan ilmu dalam perencanaan agar kita lebih baik dalam merencanakan kebutuhan Dinas Kesehatan kedepan".
Penulis: Hendri