Bidan kordinator dan petugas Gizi Puskesmas Tj.Beringin berkolaborasi dengan bidan desa melakukan ku
03 Jan 2023
09:08:34 WIB
44x dibaca
Senin,02 Januari 2023
Bidan kordinator dan petugas Gizi Puskesmas berkolaborasi dengan bidan desa melakukan kunjungan rumah bayi BBLR di Nagari Sungai pulai.
Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi yang berisiko tinggi karena mengalami kesakitan dan kematian lebih besar yang dikaitkan dengan kelahiran dan penyesuaian setelah lahir. Bayi berisiko tinggi lahir dari ibu dengan kehamilan risiko tinggi.
Masalah yang sering timbul pada kasus bayi dengan BBLR antara lain suhu tubuh yang tidak stabil, gangguan penafasan, gangguan pencernaan dan nutrisi, imaturitas hati, anemia, pendarahan intraventrikuler, kejang, infeksi, hipoglikemi, hiperglikemi serta hipokalsemi.
Penanganan bayi dengan BBLR dilakukan secara komprehensif sejak sebelum kelahiran, selama persalinan hingga setelah lahir.
Pemantauan bayi paska perawatan dilakukan oleh tenaga kesehatan dengan melakukan deteksi kelainan dini. Adapun hal-hal yang perlu dipantau antara lain keadaan umum bayi, suhu tubuh, asupan nutrisi/ASI, kenaikan berat badan, perawatan tali pusar dan kebersihan umum bayi. Tenaga kesehatan juga wajib memberikan asuhan keperawatan dengan menjaga suhu tubuh bayi agar tetap hangat, memberikan nutrisi/ ASI yang cukup, mencegah infeksi, kebersihan umum, memberikan stimulasi sensorik dengan pijat bayi, stimulasi penglihatan dengan sering berkomunikasi dan stimulasi penglihatan dengan mengungkapkan benda berwarna -warni.
Penulis:
Emmi