Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular PPOK dan Gangguan Indera di Wilayah Kerja Puskemas Rahul
04 Jun 2025
09:19:02 WIB
23x dibaca
Petugas puskemas Ranah Ampek Hulu Tapan melakukan kegiatan di luar gedung kepada mas. Petugas pelaksana yaitu Bidan Nagari, Jeni Aprita,Amd.Keb, bersama Mindi Wulan Sari,S.Keb,dan dibantu oleh kader setempat. Kegiatan yang dilakukan pemantuan deteksi dini penyakit tidak menular PPOK, Gangguan Indera diwilayah kerja puskesmas ranah ampek hulu tapan di nagari Limah Purut Tapan.
Penyakit paru obstruktif kronis atau biasa disingkat dengan PPOK adalah masalah kesehatan kronis yang terjadi karena paru-paru mengalami peradangan dalam jangka waktu lama. Kondisi ini dapat mengakibatkan penderitanya sulit untuk bernapas.
Sasaran pada kegiatan ini adalah lansia yang berkunjung pada posko pemeriksaan serta lansia yang mengalami ganguan kesehatan indera yaitu masalah kesehatan mata/penglihantan dan telingga/pendegaran. Kemudian setelah dilakukan skrining dasar lansia yang mengalami ganguan penglihatan disarankan untuk datang atau dirujuk ke puskesmas Rahul melakukan konsultasi dengan dokter. .
Gejala PPOK biasanya baru akan muncul ketika kerusakan yang terjadi pada paru-paru sudah cukup parah. Gejala tersebut akan terus memburuk seiring dengan berjalannya waktu. Beberapa gejala umum dari PPOK adalah sebagai berikut:
1. Sesak napas, terutama ketika sedang melakukan aktivitas fisik.
2 Batuk kronis disertai dahak berdarah apabila kondisi sudah cukup parah.
3. udah lelah.
4. Mengeluarkan suara ketika sedang bernapas (mengi).
5. Berat badan turun tanpa penyebab yang jelas.
6. Kaki dan betis membengkak.
7. Perut terasa penuh dan begah. Hal ini dikarenakan PPOK telah membebani jantung, sehingga dapat mengakibatkan gangguan jantung serta menekan perut.
#Puskesmasrahulrancakbana
Penulis:
myarsih icit