Distribusi Obat Cacing Pada Anak Sekolah Di kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan Puskesmas Rahul, Jum\
10 Feb 2023
22:16:22 WIB
22x dibaca
Distribusi Obat Cacing Pada Anak Sekolah Di kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan
Puskesmas Rahul, Jum'at, 03 Februari 2023
Program Pemberian Obat cacing pada anak adalah salah satu Program Pemerintah yang wajib dilaksanakan. Idealnya pemberian obat cacing dilakukan satu tahun 2 kali, atau enam bulan sekali, yang bertujuan untuk membebaskan atau menurunkan angka penyakit kecacingan pada anak usia prasekolah dan anak usia sekolah melalui pemberian obat cacing terintegrasi.
Pemberian Obat cacing ini dilaksanakan di Posyandu, PAUD, TK dan SD yang berada diwilayah kerja Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan (Rahul). Pemberian obat cacing pada anak sekolah dasar usia 6 – 12 tahun.
Dosis Pemberian Obat Cacing yaitu :
1. Obat yang digunakan adalah Albendazol.
2. 6 sampai dengan 12 tahun diberikan 1 tablet (400 mg)
Puskesmas Rahul telah melaksanakan kegiatan Program rutin yaitu Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) atau lebih di kenal dengan mengkonsumsi Obat Cacing 6 bulan sekali dengan sasaran kegiatan Anak Sekolah Dasar. Kegiatan tersebut dilaksanan di Sekolah Dasar 02 Padang Kejai dengan sasaran sebanyak : ( 69 Murid ) ,Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.
Adapun Petugas yang Melaksanakan kegiatan Tersebut ialah Muzilatul ismi , Amd.AK sebagai penanggung jawab dan pelaksana program Kecacingan Puskesmas Rahul kemudian juga dibantu oleh Petugas puskesmas Sharah Mawar Nisa, Amd. AK di masing-masing sekolah.
Sasaran pemberian obat cacing ini adalah seluruh siswa mulai dari kelas 1 s/d 6. Sebelum pendistribusian obat petugas terlebih dahulu menjelaskan manfaat dan cara mengkonsumsi obat cacing tersebut. Tujuan pemberian obat cacing ini untuk mengobati dan mencegah kecacingan yang disebabkan oleh cacing gelang, cacing tambang, cacing kremi dan cacing cambuk yang dapat menghambat pertumbuhan pada anak.
Pemberian obat cacing ini merupakan salah satu cara penanggulangan penyakit kecacingan yang banyak menyerang anak balita, anak-anak dan sekolah dasar. Adapun penyebab penyakit ini timbul karena sanitasi lingkungan yang buruk, kebiasaan BAB sembarangan, tidak memotong kuku, kebiasaan tidak menggunakan alas kaki, dan personal hygiene yang tidak bersih dan sehat.
#anaksekolahbebaskecacingan
#SalamSehat
#PuskesmasRahulRancakBana
Penulis:
Emmi