Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Evaluasi Kegiatan Germas di Nagari Barung Barung Balantai Timur

25 Aug 2021 21:08:23 WIB 114x dibaca
Evaluasi  Kegiatan Germas di Nagari Barung Barung Balantai Timur

Painan-Program Germas yang berfokus pada upaya preventif dinilai sangat tepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat untuk mencapai kesehatan dan kesejahteraan hidup. Tapi yang menjadi permasalahan adalah bagaimana mempertahankan program ini dapat terus berlangsung secara konsisten, tidak menghilang begitu saja dan akhirnya terlupakan.

Kegiatan Germas yang berfokus pada upaya preventif membutuhkan penguatan dari berbagai pihak, jika tidak maka program ini akan cepat dilupakan. Dalam hal ini Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan  melakukan koordinasi sekaligus evaluasi dengan berbagai lintas sektoral agar terjadi penguatan program melibatkan berbagai sarana dan prasarana serta sumber daya yang ada dalam masyarakat.

Kepala Seksi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Hendri Agustian dalam keterangannya mengatakan bahwa evaluasi dan koordinasi hari ini kami pilih secara acak yaitu dilakukan di Nagari Barung Barung Balantai Timur Wilayah Kerja Puskesmas Barung Barung Balantai (Rabu, 25/08/2021) bertempat di Masjid Quba Kampung Koto Panjang.

Hadir dalam kegiatan Kepala Seksi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Hendri Agustian, Kepala Puskesmas BBB drg. Ardiandes, Walinagari BBB Timur Zainal, S.Ag, Ketua Bamus, Pendamping Desa, Pj. Program Promkes Puskesmas BBB, Kader Posyandu dan beberapa Tokoh Masyarakat.

Kepala Puskesmas BBB drg Ardiandes menyebutkan bahwa salah satu Nagari yang sangat responsive dengan persoalan kesehatan masyarakat di Wilayah Kerjanya adalah Nagari BBB Timur. Menurut Kapus bahwa Nagari BBB Timur kegiatan Germas cukup baik.

"Puskesmas BBB telah melakukan berbagai upaya untuk mengajak masyarakat menerapkan Germas yaitu dengan melakukan penyuluhan secara rutin yang dilakukan baik di dalam gedung maupun diluar gedung seperti di Posyandu, di Masjid-masjid dll melalui Program Promkes Puskesmas" ungkap drg. Andes.

Walinagari BBB Timur Zainal menjelaskan bahwa Nagari sudah melakukan Jambanisasi untuk masyarakat secara bertahap di tahun 2021 sudah ada satu Kampung yang sudah terealisasi 100% rumah tangga punya jamban, mudah-mudahan di Tahun 2022 satu kampung lagi sudah memiliki jamban setiap rumah tangga. Untuk kondisi saat ini kampung Jarwai Durian Gadok baru mencapai 80%. Harapan Walinagari di tahun 2022 persolaan jamban sudah sempurna atau selesai. 

"Kami juga memprogramkan untuk memberikan tong sampah untuk masyarakat sehingga persoalan smpah bisa terkondisi dengan baik dan sekaligus proses pengangkutannya ke tempat pembuangan sampah akhir." Pungkas Walinagari

 

Penulis: Hendri

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Share :

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.