Ibu Hamil Perlu Memeriksakan Gigi ke Dokter Gigi
17 Jan 2023
21:33:53 WIB
51x dibaca
Ibu Hamil Perlu Memeriksakan Gigi ke Dokter Gigi
Menggosok gigi secara teratur 2 kali sehari dan membersihkan sela gigi dengan benang khusus memiliki peran utama dalam meningkatkan kesehatan mulut. Selain itu, perawatan gigi lainnya, seperti pembersihan karang gigi atau penambalan boleh dilakukan selama masa kehamilan. Meski terkesan sepele, kesehatan gigi dan mulut bisa berakibat negatif pada kesehatan calon bayi, seperti :
1. Meningkatkan Risiko Prematur
Kata ahli, infeksi gigi dan mulut merupakan salah satu pintu masuknya kuman ke dalam tubuh. Saat hamil perdarahan itu mudah terjadi termasuk pada gigi. Penyakit gigi dan gusi ini ternyata bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur. Kelahiran prematur sendiri terjadi karena adanya oksitosin dari kuman yang masuk lewat gigi dan gusi. Oksitosin inilah yang memicu kontraksi.
Makanya, selama masa kehamilan perawatan gigi dan gusi harus mendapatkan perhatian ekstra. Pemeriksaan gigi dan mulut sebaiknya dilakukan saat sebelum hamil atau sebelum kelahiran.
Sekitar 40 persen ibu hamil punya masalah periodontitis atau infeksi gusi. Kebanyakan infeksi ini menyerang ibu pada trimester ketiga. Sayangnya hanya kurang dari 10 persen ibu yang memeriksakan diri ke dokter gigi. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menimbulkan sederet masalah lain.
Selain infeksi gusi, masalah gigi berlubang juga bisa menyebabkan masalah bagi ibu dan janin. Gigi berlubang dan radang gusi ini bisa memicu infeksi bakteri anaerob. Racun dari bakteri ini bisa merusak gusi sehingga bakteri leluasa masuk dan menyebar ke seluruh tubuh melalui peredaran darah.
2. Menginfeksi janin dalam kandungan
Selama masa kehamilan ibu membutuhan asupan makanan bergizi untuk diri dan janin di dalam perutnya. Jika kondisi gigi tidak mendukung karena ibu mengalami karies, gigi keropos, atau gigi berlubang bisa menggangu kenyaman ibu ketika mengasup atau mengunyah makan dengan baik. Alhasil, janin bisa kekurangan gizi sehingga mengalami gangguan pertumbuhan dalam kandungan.
Selain itu, masalah gigi dan mulut pada ibu hamil juga bisa menginfeksi janin di dalam kandungan. Ibu hamil yang menderita infeksi gusi bisa menularkan infeksi pada janin melalui peredaran darah plasenta.
Kata ahli, biang keladinya adalah kuman Fusobacterium nucleatum yang bisa menginfeksi gusi ibu. Nah, setelah diteliti, para ahli menemukan kuman ini di dalam tubuh janin yang bisa mengakibatkan keguguran.
Selain itu, ada juga studi dari North Calorina yang menemukan pertumbuhan bakteri lainnya. Namanya bakteri streptococcus mutans yang merupakan penyebab gigi berlubang. Bakteri ini bisa tersebar ke seluruh tubuh melalui sirkulasi darah hingga mencapai jantung, sehingga menyebabkan gangguan jantung pada ibu hamil.
Mencegah Sakit Gigi Saat Hamil
Agar kehamilan tidak terganggu karena masalah gigi, ibu harus rajin menjaga kebersihan gigi dan mulut. Berikut beberapa tips yang bisa dicoba:
* Perbanyak minum air putih.
* Sikat gigi dua kali sehari, terutama setelah makan dan sebelum tidur. Lebih baik untuk menggunakan sikat gigi dengan bulu halus.
* Berhenti merokok.
*Batasi asupan makanan dan minuman manis, termasuk minuman bersoda.
Sebagai gantinya, pilihlah buah-buahan segar untuk memuaskan keinginan mengonsumsi makanan manis.
*Hindari menyikat gigi setelah muntah, sebab asam lambung masih menempel pada lapisan gigi, sehingga bisa menggores lapisan gigi jika segera disikat.
*Sikatlah gigi minimal satu jam setelah muntah.
*Hindari obat kumur atau mouthwash yang mengandung alkohol.
Sumber : Halodoc
Penulis:
Emmi