Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

KADER KPM NAGARI PUSK KAYU GADANG IKUTI PERTEMUAN KIE KEAMANAN PANGAN BAGI KADER KPM DINAS KESEHATAN

18 Dec 2022 05:54:39 WIB 63x dibaca
KADER KPM NAGARI PUSK KAYU GADANG IKUTI PERTEMUAN KIE KEAMANAN PANGAN BAGI KADER KPM DINAS KESEHATAN
PERTEMUAN KIE KEAMANAN PANGAN BAGI KADER KPM DINAS KESEHATAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Kayu Gadang, 14 Desember 2022 Kegiatan hari ini Kader KPM Puskesmas Kayu Gadang Syafridal Hengki mengikiti Pertemuan KIE Keamanan Pangan Bagi Kader KPM Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan di Hannah Hotel Painan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pemberdayaan masyarakat terkait Keamanan pangan khususnya bagi anak usia sekolah guna meningkatkan pengetahuan tentang pangan aman dan sehat. Melalui KIE ini diharapkan masyarakat lebih cerdas dan berdaya dalam memilih produk yang aman, terhindar dari berita hoax, serta menerapkan budaya keamanan pangan melalui Cek KLIK (Kemasan, Label, Ijin Edar, dan Kadaluwarsa). Peserta sangat antusias dengan kegiatan ini dengan mengajukan berbagai pertanyaan. Interaksi yang aktif antara narasumber dan peserta diharapkan akan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta kegiatan KIE pengawasan keamanan pangan terutama jajanan anak sekolah. Makanan mempunyai implikasi luas terhadap kesehatan masyarakat. Adanya tantangan globalisasi yang mempengaruhi sistem perdagangan di Indonesia, mendorong perlunya peningkatan perlindungan masyarakat sebagai konsumen makanan dari risiko/ancaman peredaran produk yang tidak memenuhi syarat. Dina kesehatan menyadari bahwa upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pengawasan makanan yang beredar perlu didukung dengan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan terciptanya konsumen cerdas yang dapat melindungi dirinya sendiri, keluarga, maupun komunitas masyarakat dari ancaman produk Obat dan Makanan yang tidak memenuhi syarat. Untuk itu, pengawasan berbasis risiko oleh BPOM baik di pusat maupun di seluruh wilayah kerja kabupaten pesisir selatan difokuskan pada strategi preventif, dengan mengedepankan tindakan pencegahan melalui pelaksanaan Risk Management Program oleh pelaku usaha dan verifikasi oleh regulator, serta melalui pelaksanaan strategi komunikasi risiko. Salah satu bentuk nyata strategi ini adalah kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah sebagai lintas sektor yang menjadi mitra BPOM. Dalam mengembangkan komunikasi risiko dibutuhkan peran lintas sektor yang bisa menjangkau penerima manfaat yang ditargetkan yaitu masyarakat dan komunitas masyarakat. Peran serta lintas sektor dalam hal ini Pemerintah Daerah yang dekat dengan masyarakat akan semakin meningkatkan efektivitas kegiatan pemberdayaan masyarakat hingga titik-titik kabupaten/kota. Salam sehat Terima Kasih

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.