Kegiatan Pengambilan Sampel SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital) LIMAU MANIS,NAGARI KOTO NAN TIGO
31 Aug 2023
15:04:59 WIB
32x dibaca
Kegiatan Pengambilan Sampel SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital)
Selasa, (29/08/2023)
LIMAU MANIS,NAGARI KOTO NAN TIGO.
Pengelola Ibu Hj Leniaryenti,S.ST, Pengelola Anak Rozi Kamar,S.Tr.Keb, dan Bidan desa Afriyelli,A.Md.Keb, Zulmaini A.Md.Keb.
Melakukan kegiatan pengambilan sampel Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) yang dilakukan pada bayi baru lahir.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi hipotiroid kongenital sejak dini guna mencegah kerusakan otak yang permanen dan retardasi mental, dengan memberikan pengobatan sebelum anak berusia 1 bulan.
Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah skrining/uji saring yang dilakukan pada bayi baru lahir untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) dan bayi yang bukan penderita.
Pada pelaksanaanya, Skrining Hipotiroid Kongenital dilakukan dengan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48 sampai 72 jam oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemberi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (baik FKTP maupun FKRTL), sebagai bagian dari pelayanan neonatal esensial.
Darah diambil sebanyak 2-3 tetes dari tumit bayi kemudian diperiksa di laboratorium. Apabila hasilnya positif, bayi harus segera diobati sebelum usianya 1 bulan agar terhindar dari kecacatan, gangguan tumbuh kembang, keterbelakangan mental dan kognitif.
Penulis:
Sherly G