Kegiatan Rembuk Stunting di Nagari Lakitan Selatan wilker Puskesmas Kambang
07 Jul 2023
13:04:14 WIB
50x dibaca
PUSKESMAS KAMBANG
Kamis, 6 Juli 2023
Kegiatan Rembuk Stunting di Nagari Lakitan Selatan wilker Puskesmas Kambang.
Hari ini kepala puskesmas beserta petugas gizi menghadiri kegiatan Rembuk Stunting di Kantor Wali Nagari Lakitan Selatan, beserta bides2 yg ada di wilker kerja nagari Lakitan Selatan, kader dan masyarakat. Jumlah anak Stunting di nagari Lakitan Selatan 14 org, sudah mendapatkan ortu asuh 1 org dan Penyampaian cegah stunting melalui Pasan Mandeh.
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang diakibatkan kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.
Stunting menjadi salah satu faktor penyebab tinggi anak terhambat, sehingga lebih pendek dibanding anak-anak seusianya. Saat ini persoalan stunting mendapat perhatian yang cukup serius dari pemerintah pusat. Hal ini disebabkan karena banyaknya ditemukan anak yang tumbuh kembangnya tidak sesuai dengan usianya.
Salah satu fokus Nagari/ Desa/Kelurahan dalam satu wilayah Kecamatan.
saat ini adalah percepatan penurunan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.
Rembuk Stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat.
Oleh sebab itu pemerintah daerah, terus berupaya mendukung program stunting dalam rangka penurunan prevelasi stunting ini. Nagari selalu mengingatkan terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam penurunan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Dan nagari memberikan pembelajaran kepada kader-kader yang berperan penting dalam pergerakan posyandu supaya diharapkan mempunyai pengetahuan yang baik dan motivasi yang tinggi dalam upaya penurunan stunting.
Penulis:
Sherly G