Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Kepala Puskesmas Kayu Gadang Menghadiri Pembelajaran Audit Maternal Perinatal (AMP) Triwulan II di

28 Jul 2022 15:25:00 WIB 43x dibaca
Kepala Puskesmas Kayu Gadang  Menghadiri Pembelajaran Audit Maternal Perinatal (AMP) Triwulan II di

PEMBELAJARAN AUDIT MATERNAL PERINATAL (AMP) TRIWULAN II

Kayu Gadang, 28 Juli 2022

Kegiatan hari Kepala Puskesmas Kayu Gadang Darma Santi,STr.Keb, Dokter Umum Dr. Ariza Esakti Rahmi dan Bidan Koordinator Susrisusanti,STr.Keb Menghadiri Pembelajaran Audit Maternal Perinatal (AMP) Triwulan II di Hotel Hanna Painan dalam rangka Percepatan Penurunan Angka Kematian (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Pesisir Selatan.

Audit Maternal Perinatal (AMP) merupakan kegiatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pengkajian dan pembahasan kasus kesakitan, kematian ibu dan perinatal sebagai upaya pembelajaran bersama dalam menyikapi kasus kematian yang telah terjadi sehingga ditemukan cara penanganan yang lebih baik dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi dan Balita (AKB) di masa yang akan datang.

Audit Maternal Perinatal merupakan salah satu upaya pencegahan sekaligus penerapan aturan untuk menurunkan risiko kematian ibu dan bayinya. Disamping itu juga untuk menyebarluaskan informasi upaya meningkatkan mutu pelayanan KIA di seluruh wilayah Puskesmas dalam rangka mempercepat penurunan angka kematian ibu dan perinatal. Oleh karena itu Pemerintah sangat mendukung dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.

Tujuan khusus audit maternal yaitu menerapkan pembahasan analitik mengenai kasus kebidanan dan perinatal secara teratur dan berkesinambungan, menentukan intervensi dan pembinaan untuk masing-masing pihak yang diperlukan untuk mengatasi masalah-masalah yang ditemukan dalam pembahasan kasus. Selain itu juga untuk mengembangkan mekanisme koordinasi antara Dinkes, rumah sakit pemerintah/swasta, Puskesmas, dan rumah sakit bersalin dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi terhadap intervensi yang disepakati.

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kepada seluruh pengelola KIA yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan termasuk bidan desa untuk dapat melakukan penanganan kegawatdaruratan dan menetapkan prioritas untuk mengatasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap AKI dan AKB melalui pembelajaran yang 
diperoleh pada kegiatan ini".
Pesan bapak kepala dinas kesehatan kab pessel.dr H syahsizal antoni SY MPH ..jangan ada lagi kematian akibat kelalaian tenaga kesehatan.
Salam Sehat

Terima Kasih

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.