KUNJUNGAN IBU HAMIL RESIKO TINGGI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDERAPURA NAGARI INDERAPURA SELATAN
29 Sep 2022
01:25:56 WIB
76x dibaca
Selasa, 20 september 2022
KUNJUNGAN IBU HAMIL RESIKO TINGGI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDERAPURA NAGARI INDERAPURA SELATAN
Guna mengurangi resiko kematian pada ibu hamil, Bidan Koordinator,Petugas Kesehatan Ibu dan Anak Puskesmas Inderapura bersama bidan desa melakukan kegiatan kunjungan rumah ibu hamil resiko tinggi (Bumil Resti) di Nagari Inderapura Selatan, Kecamatan Pancung Soal. Kegiatan ini dalam rangka mendukung Inovasi Pasan Mande dalam berantas Stunting
Kegiatan ini dilakukan secara rutin dan berkala dengan lokasi nagari yang berbeda. Selain pemantauan kesehatan ibu hamil pada kegiatan ini juga dilakukan penyuluhan yang berisi tentang kesehatan ibu hamil. Selanjutnya kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian keluarga terhadap ibu hamil dengan resiko tinggi.
Ibu hamil resiko tinggi merupakan suatu masa dimana ibu tersebut dapat mengalami berbagai resiko ketika hamil yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor tersebut adalah Usia ibu yang terlalu muda/ tua saat hamil dan atau Memiliki riwayat kelainan saat melakukan persalinan atau pada masa kehamilan.
Pada masa kehamilan yang berhubungan dengan ibu hamil resiko tinggi tidak hanya berdampak buruk pada sang ibu saja akan tetapi juga berdampak buruk bagi si calon bayi yang dikandungnya.
Sewaktu kunjungan Bidan desa menjelaskan beberapa hal kepada ibu hamil tentang siapa sajakah ibu hamil yang masuk kategori ibu hamil resiko tinggi di antaranya yaitu Ibu dengan tinggi badan kurang dari 145 cm, Bentuk panggul ibu yang tidak normal, Umur ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun, Jumlah anak lebih dari 4, Jarak kelahiran anak kurang dari 2 tahun, Adanya kesulitan pada kehamilan atau persalinan yang lalu, Sering terjadi keguguran sebelumnya, Riwayat operasi sesar atau pengangkatan miom sebelumnya, Ibu dengan penyakit, seperti darah tinggi, kelainan jantung, anemia, asma dan kencing manis.
Sedangkan risiko yang diperoleh saat kehamilan adalah Hipertensi pada kehamilan, Diabetes melitus pada kehamilan, Perdarahan pada kehamilan, bisa karena letak plasenta atau karena lepasnya plasenta dari tempatnya, Preeklamsia/eklamsia, Ketuban pecah dini atau pecah sebelum waktunya., Persiapkan kehamilan sebijaksana mungkin.
Ketika ibu hamil sudah masuk kategori tersebut maka ibu hamil harus melakukan hal sebagai berikut Berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan sebelum ibu memutuskan untuk memiliki momongan dan lakukan pemeriksaan laboratorium dasar untuk mengetahui apakah tubuh dalam kondisi siap untuk hamil atau tidak.selanjutnya Bila sudah telanjur hamil, diskusikan dengan dokter mengenai masalah kesehatan yang dialami (anemia, hipertensi, diabetes, TBC, dan lainnya).
Contoh, bagaimana agar kondisi penyakit tidak memburuk dengan terjadinya kehamilan.
Atau bagaimana agar terapi pengobatan jangka panjang yang tengah dilakukan tidak memengaruhi kehamilan/janin. lalu Lakukan kontrol kehamilan secara teratur, Serta Lakukan diet sesuai instruksi dokter.
Ayo ibu hamil rajin periksankan kehamilan ke posyandu yaa dan konsultasikan langsung dengan dokter dan bidan di Puskesmas . Mari kita tanggap dan singgap terutama pada ibu hamil yang memiliki resiko tinggi
Penulis:
Emmi