Selasa,12 Mei 2026
Hari ini Pembina Desa Nagari Tapan melakukan kunjungan rumah bayi baru lahir dan pemeriksaan SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital) di Nagari Tapan.
Anak yang sehat cerdas dan bebas stunting merupakan SDM berkualitas modal dasar dan asset bangsa dan negara. Tetapi tidak semua anak tumbuh sehat dan cerdas karena berbagai faktor, salah satunya anak lahir dengan kelainan Hipotiroid Kongenital. Jika terlambat di deteksi dan terlambat di obati maka tumbuh kembangnya akan terhambat bahkan bisa menimbulkan kecacatan.
Oleh karena itu Kementerian kesehatan membuat program Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) bagi bayi baru lahir di seluruh pelayanan kesehatan di Indonesia.
Kegiatan ini dilakukan di Nagari Tapan pada bayi ny. RS
Tidak hanya pemeriksaan SHK juga dilakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan bayi dalam keadaan baik, dan harus memberikan konseling tanda bahaya dan perawatan bayi baru lahir.
Hasil kegiatan :
Kesehatan ibu : Baik
Kesehatan Bayi : Kurang Baik
Karna Bayi Dalam Keadaan Demam, Dan Warna Kulit Bayi Kekuningan dan rencana pengambilan SHK Pada Bayi, Karna Keadaan Bayi Tidak Memungkinkan maka pengambilan SHK pun ditunda.
Tali Pusat : Belum Lepas
Penulis: myarsih icit