Sabtu, 16 juli 2022
KUNJUNGAN RUMAH DALAM RANGKA INTERVENSI KASUS DBD DI KAMPUNG BUKIK SIAYAH NAGARI LUMPO WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUMPO.
Pada musim penghujan saat ini jumlah kasus DBD untuk wilayah pesisir selatan terjadi peningkatan, dan untuk daerah wilayah kerja Puskesmas Lumpo telah dilakukan kegiatan terintegrasi program survailans resy bismaya sari,Str.Keb, program kesling Azwardi, AMKL, petugas promkes Kurniawan Okta Satria, SKM, program dbd Eva Mulyani dalam rangka kunjungan suspek penyakit DBD di kampung bukit siayah nagari lumpo.
Dari 22 Nama kk rumah yang dikunjungi :
1. Itnidarni 53 tahun, (penderita)
2. Rusli 87 tahun
3. Jasni 70 tahun
4. Numis 74 tahun
5. Azwardin 68 tahun
6. Osan 50 tahun
7. Yatna 60 tahun
8. Misteir 59 tahun
9. Bolon 45 tahun
10. Lolak 46 tahun
11. Wati 53 tahun
12. Nasrial 41 tahun
13. Lisma 46 tahun
14. Izal 55 tahun
15. Marlizen 45 tahun
16. Siat 50 tahun
17. Akir 30 tahun
18. Etos 36 tahun
19. Siroh 46 tahun
20. Pudin 48 tahun
21. Ina 50 tahun
22. Asma 52 tahun
Dan terdapat 2 kk yang positif ada jentik nyamuk di kamar mandi dan tempat penampungan air lainnya.
Walaupun demikian kami dari puskesmas lumpo akan selalu mengingatkan dan menghimbau untuk masyarakat sekitar tentang penyakit DBD ini, seperti berupa Kegiatan penyuluhan keliling yang dilakukan Petugas puskesmas lumpo dgn melakukan 3M Plus untuk mengantisipasi penyebaran Demam Berdarah Dangue (DBD) yakni
1. Menguras tempat penampungan air
2. Menutup tempat penampungan air
3. Mengubur barang bekas
Plus :
Menggunakan obat antinyamuk.
Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi.
Gotong Royong membersihkan lingkungan.
Periksa tempat-tempat penampungan air.
Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras.
Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar.
Menanam tanaman pengusir nyamuk seperti serai
Menggunakan penangkal nyamuk pada anggota badan, misalnya pergelangan tangan dan kaki.
Menggunakan kelambu nyamuk saat tidur.
Memastikan jendela dan pintu rumah tertutup dengan baik.
Rajin membersihkan rumah dari tumpukan barang, termasuk gantungan baju.
Menghindari aktivitas di luar rumah pada masa aktif nyamuk yaitu petang dan subuh hari.
program 3M plus perlu dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun, khususnya saat musim penghujan tiba.
Penulis: Emmi