Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Kunjungan Rumah Ibu Nifas dan Pengambilan SHK di Nagari Pasar Tapan

08 Sep 2025 14:37:20 WIB 20x dibaca
Kunjungan Rumah Ibu Nifas dan Pengambilan SHK di Nagari Pasar Tapan
Senin,08 September 2025 Hari ini Bidan Desa Nagari Pasar Tapan yaitu Nelfa Winda,A.Md.Keb dan Petugas Puskesmas Meinila Fitri,A.Md.Keb melakukan kunjungan rumah ibu nifas di Nagari Pasar Tapan. Kunjungan KF 2 adalah Kunjungan Nifas kedua pada hari ke-3 hingga ke-7 setelah melahirkan untuk memantau kondisi ibu, sedangkan KN 2 adalah Kunjungan Neonatal kedua untuk bayi baru lahir pada periode 3 hingga 7 hari setelah lahir. Sementara itu, pengambilan SHK adalah pengambilan sampel darah dari tumit bayi yang dilakukan pada usia 48-72 jam untuk skrining hipotiroid kongenital, sebuah gangguan hormonal yang dapat menyebabkan masalah pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan Kunjungan dan Pengambilan Sampel : - Memastikan kondisi ibu nifas: setelah persalinan. - ?Memantau kesehatan bayi: baru lahir. - ?Mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan: pada bayi akibat kekurangan hormon tiroid. Kunjungan KF 2 (Nifas ke-2) Waktu Pelaksanaan: Hari ke-3 hingga ke-7 setelah persalinan. Tujuan: Memastikan involusi uterus (kembali ke ukuran normal) berjalan baik, tidak ada infeksi atau perdarahan abnormal, serta ibu mendapatkan asupan gizi dan istirahat yang cukup. Kunjungan KN 2 (Neonatal ke-2) Waktu Pelaksanaan: Periode 3 hingga 7 hari setelah lahir. Tujuan: Memantau kondisi kesehatan bayi, memastikan bayi tidak mengalami tanda bahaya, serta memberikan edukasi tentang perawatan bayi baru lahir. Pengambilan SHK (Skrining Hipotiroid Kongenital) Waktu Pelaksanaan: Usia bayi 48-72 jam (2-3 hari setelah lahir). Cara: Mengambil 2-3 tetes darah dari tumit bayi dan meneteskannya ke kertas saring khusus. Tujuan: Mendeteksi dini penyakit hipotiroid kongenital, yaitu kekurangan hormon tiroid yang bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak jika tidak diobati. Ketiga kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir yang penting untuk memastikan ibu dan bayi sehat serta mencegah komplikasi jangka panjang.

Penulis: myarsih icit

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.