Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Nagari Painan Timur Lakukan Pelatihan Kader Posyandu

20 Aug 2021 12:02:57 WIB 137x dibaca
Nagari Painan Timur Lakukan Pelatihan Kader Posyandu

Painan-Posyandu merupakan wadah yang dapat digunakan untuk upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan baik gizi, kesehatan ibu dan anak, Pola hidup bersih sehat, imunisasi dan sebagainya.  Lewat model penimbangan dan pemantauan gizi tiap bulan juga dapat dijadikan sebagai alat surveilans gizi yang tujuan akhirnya adalah upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi balita. Jika pelaksanaan Posyandu baik maka target pragram akan terpenuhi, akan tetapi jika pelaksanaan posyandu kurang lancar maka target tidak akan bisa terpenuhi. Dalam praktek di masyarakat pelaksanaan Posyandu masih mengalami beberapa kendala antara lain kemampuan kader yang masih kurang dalam kegiatan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kader Nagari Painan Timur Kecamatan IV Jurai melaksanakan  Pelatihan Kader Posyandu bertempat di Kantor Walinagari diikuti oleh 20 orang kader Posyandu dengan tetap mengacu protokol kesehatan. (Kamis 19/8 2021).

Kepala Puskesmas Salido Adriani, S.ST hadir sebagai Narasumber mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran yang strategis dalam upaya mewujudkan kesehatan masyarakat dan program nasional Konvergensi Stunting di Desa/Nagari.

“Sesuai dengan tujuan dibentuknya Posyandu yang merupakan garda utama layanan dasar kesehatan adalah untuk percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak, maka sasaran Posyandu bukan saja pada balita saja, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas,” ujar Adriani.

Dalam Sambutan Walinagari Painan Timur Hendra Ardison Chandra mengharapakan dari Pelatihan ini para kader harus bisa meningkatkan kemampuannya untuk menghadapi tantangan zaman dan memiliki kemampuan adaptif yang harus menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan kesehatan di masyarakat, seperti penanggulangan stunting, pembinaan gizi dan kesehatan ibu dan anak, serta pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan melalui PSN, dan ajak masyarakat berprilaku PHBS, serta bisa menghimbau  masyarakat tentang tata cara pencegahan virus Corona yang akhir-akhir ini menggemparkan, dengan selalu cuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir serta apabila sakit harus menggunakan masker dan lain sebagainya.

Penulis: Hendri

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Share :

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.