Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PELACAKAN KASUS GIZI BURUK DAN PEMANTAUAN IBU HAMIL KEK DINAGARI SAWAH LAWEH pusks Ps. Baru

26 Aug 2022 20:21:51 WIB 37x dibaca
PELACAKAN KASUS GIZI BURUK DAN PEMANTAUAN IBU HAMIL KEK DINAGARI SAWAH LAWEH pusks Ps. Baru
RABU, 24 AGUSTUS 2022 KEGIATAN PELACAKAN KASUS GIZI BURUK DAN PEMANTAUAN IBU HAMIL KEK DINAGARI SAWAH LAWEH Pada hari ini telah dilakukan kegiatan pelacakan kasus gizi buruk di wilayah kerja puskesmas pasar baru di nagari sawah laweh (koto jua) dan pemantauan ibu hamil KEK di gurun laweh oleh Pelaksana Gizi Puskesmas (Vhanny Savela, A.Md.Gz, Shafira Noveralda A.Md.Gz) dan didampingi oleh Bides Koto Jua (Agstasia P A.Md.Keb) dan Bides Gurun Laweh (Vitrya AVS A.Md.Keb) Kegiatan Pelacakan kasus gizi buruk dimaksudkan untuk mencegah dan menangani secara dini terjadinya kasus gizi buruk. Tujuan kegiatan agar diperolehnya informasi kasus gizi buruk yang cepat dan akurat, ditemukan dan ditanganinya seluruh balita gizi buruk dan seluruh balita gizi buruk mendapat perawatan sesuai tata laksana anak gizi buruk sehingga dapat menekan kematian bayi atau balita, dan menurunkan prevalensi gizi kurang dan buruk. Pada balita gizi buruk, petugas kesehatan melakukan penimbangan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan LILA serta melihat tanda-tanda klinis yang ada. Intervensi lanjut yang dilakukan setelah dikonsultasikan dengan dokter puskesmas (dr. Aulia Rahmat Paing), dokter menyarankan ke ibu balita untuk konsultasi ke dokter spesialis anak RS terdekat untuk saran dan penanganan lebih lanjut... Selain itu tim gizi dan bides harus tetap melakukan pemantauan setiap 1 kali seminggu dan pemberian makanan tambahan berupa roti. Sedangkan kegiatan pemantau ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) adalah kekurangan gizi yg berlangsung lama (beberapa bulan selama kehamilan) dan ukuran LILA ( Lingkar Lengan Atas) nya <23,0 Cm. Faktor penyebab langsung Bumil KEK di pengaruhi konsumsi gizi yang tidak cukup didukung juga faktor sosial ekonomi dan pendidikan. Pada kegiatan pemantauan ibu hamil KEK, petugas kesehatan melakukan penimbangan berat badan, pengukuran LILA, memberikan makanan tambahan berupa roti dan menyarankan kepada ibu hamil untuk selalu mengkonsumsi makanan gizi seimbang yang mengandung Karbohidrat, Protein, dan Fe agar terhindar dari kasus BBLR. #salamceria????

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.