Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Pelaksanaan Crash Program Polio Hari Kedua Wilker Lumpo

16 Mar 2023 15:20:05 WIB 38x dibaca
Pelaksanaan Crash Program Polio Hari Kedua Wilker Lumpo
Selasa. 7 Maret 2023 PELAKSANAAN CRASH PROGRAM POLIO WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUMPO TANGGAL 7 MARET 2023 Crash Program Polio yang dilaksanakan posyandu wilayah kerja Puskesmas Lumpo Hari ini tanggal 7 Maret 2023, di laksanakan di Nagari : 1. Limau Gadang posyandu anggrek 2 dengan petugasImunisasi Melly Hendry , Amd.Keb dan bidan Desa Dwi Yunita , Amd.Keb 2. Balai sinayan Posyandu Kamboja 1 dengan petugas Resy Bismaya Sari , Str,.Keb dan bidan desa Neci Yulia Putri , Amd.Keb 3. Ampang Tareh Posyandu Dahlia 1 dengan Petugas Eva Mulyani . Amd.keb dan bidan desa Kecil Sri Yuliasni, AmdKeb 4. Ampuan Posyandu Asoka 2 dengan Petugas Rahmi Dwi Putri , Amd.keb dan bidan desa Nesa Yulia Sari , Amd Keb 5. Gunung bungkuak Posyandu kenanga 1 dengan Petugas Panda Rilla NP. Str.keb dan bidan desa Yuli Tri Wahyuni, Str.Keb 6. Sungai Sariak Posyandu Teratai 1 dengan Petugas Nofalinda, Amd.Kwp dan bidan desa Vivi Viviweldiayanti , Str Keb Dalam kegiatan imunisasi hari pertama diposyandu Juga dihadiri oleh Wali Nagari dan Ketua TP PKK Nagari, sebagai bentuk Partisipasi dan Dukungan pihak Nagari dan Ketua TP PKK Nagari dalam kegiatan crash Program Polio Kepala Puskesmas Lumpo dr Salma Anas KTU Almawenni, Str.Keb dan PJ Promkes Eldila Vevilina, AMKL juga meninjau kemasing-masing posyandu yang ,melaksanakan kegiatan crash program polio untuk melakukan pemantauan sasaran yang sudah di imunisasi dan melakukan edukasi Bagi sasaran yang tidak datang langsung dilakukan di sweeping oleh petugas, bidan desa dan Kader Mengapa sih dilaksanakan crash program polio?? Telah terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) polio di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Berdasarkan hasil risk assessment Provinsi Sumatera Barat dan Riau dikategorikan sebagai provinsi yang berisiko tinggi terhadap penularan virus polio. Rekomendasi WHO, Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) dan Komite Ahli Eradikasi Polio, dibutuhkan upaya berupa kegiatan crash program Polio yang dilaksanakan di kedua provinsi untuk menutup kesenjangan imunitas Crash Program Polio adalah bentuk respon untuk mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) polio dengan memberikan imunisasi polio kepada seluruh sasaran anak yang berusia 0-59 bulan (balita) tanpa memandang apakah anak itu sudah atau belum pernah diimunisasi polio. Metode crash program ini adalah dengan pemberian polio tetes untuk seluruh anak yang berusia 0-4 bulan dan pemberian polio suntik ditambah polio tetes untuk seluruh anak yang berusia 4-59 bulan, Sudah tahu belum apa itu Polio? Polio (Poliomyelitis) adalah penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh virus polio. Virus Polio menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan mendadak, kecacatan permanen, atau bahkan kematian akibat kelemahan otot pernafasan. Apa Aja Gejala Kasus Polio itu? Hampir 90% dari yang terinfeksi tidak mengalami gejala atau mengalami gejala ringan seperti sakit tenggorokan, demam, mual, kelelahan, sakit kepala, kekakuan di leher, nyeri pada anggota badan, dan nyeri perut. Anak yang terinfeksi virus polio berisiko mengalami kelumpuhan. Kelumpuhan biasa terjadi dalam 7-21 hari setelah terinfeksi. Apabila ditemukan kasus kelumpuhan mendadak pada anak-anak <15 tahun, segera laporkan kepada Puskesmas terdekat. Siapa Aja Yang Bisa Terkena Kasus Polio? Kasus polio paling banyak terjadi pada anak usia di bawah 5 tahun, namun polio juga dapat terjadi pada semua usia Anak yang tidak mendapatkan imunisasi polio yang lengkap. Anak-anak yang tinggal di lingkungan sanitasi buruk dan tidak menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) Bagaimana Pelaksaan Crash Program Polio Imunisasi tetes polio (OPV) dan suntik polio (IPV) diberikan masing-masing. Imunisasi polio lengkap terdiri dari 4 kali tetes polio dan 1 kali suntik polio 1 dosis/kali secara bersamaan bertujuan untuk memberikan perlindungan secara optimal terhadap virus polio. Kegiatan Crash Program Polio dilaksanakan serentak mulai tanggal 6 Maret 2023. Imunisasi tetes polio diberikan pada anak berusia 0-59 bulan, sementara suntik polio diberikan pada anak berusia 4-59 bulan. Semua anak harus mendapatkan kedua imunisasi tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Dimana Dan Bagaimana Cara Mendapatkan Imunisasi Polio Saat Crash Program Berlangsung? Imunisasi polio bisa didapatkan di tempat pelayanan seperti Puskesmas, Puskesmas Pembantu,poskesri dan Posyandu #marikeposyandu #crashprogrampolio #sehatkananakbangsa #generasisehatgenersihebat

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.