Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PELAKSANAAN DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) TERINTEGRASI WILKER PUSKESMAS IV

26 Feb 2023 21:36:07 WIB 17x dibaca
PELAKSANAAN DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) TERINTEGRASI WILKER PUSKESMAS IV
PUSKESMAS IV KOTO MUDIK Kamis, 23 Februari 2023 PELAKSANAAN DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) TERINTEGRASI Kegiatan ini di laksanakan Kampung Baru Nagari Tuik IV koto mudiek, Petugas PTM (Cici elva, Amd. Keb) Petugas indera (Nora desnariza, Amd. Kep) petugas lansia (Falensia, Amd. Keb) dokter puskesmas ( dr. Ulfa Fadhillah lubis) dan bidan desa (Yelnila yesi, STr. Keb) Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular adalah salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang berorientasi kepada Upaya Promotif dan Preventif dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular. Penyakit Tidak Menular menjadi penyebab kematian dan kecacatan terbesar di Indonesia. Padahal sebenarnya, hal ini dapat dicegah dengan melakukan Skrining Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular sejak dini dan menerapkan gaya hidup sehat. Skrining Penyakit Tidak Menular terutama penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi ini ditujukan pada kelompok umur 15-59 tahun (usia produktif), karena adanya kecenderungan bahwa penyakit-penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi mulai menyerang usia yang lebih muda (>15 tahun). Penyakit tidak menular sendiri terjadi karena berbagai faktor, seperti kebiasaan merokok, diet atau pola makan yang tidak sehat, minim aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol. Selain itu, riwayat kesehatan keluarga juga dapat menjadi pemicu penyakit tidak menular. Prosedur pelaksanaan Skrining Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular yaitu : registrasi, pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, lingkar perut dan pemeriksaan gula darah. Bagi masyarakat yang didapatkan pemeriksaannya melewati batas normal di sarankan ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. sasaran yang datang: usia produktif 36 orang, lansia 12 orang, dengan Hipertensi 3 orang, DM 1 orang, gangguan indra (visus) 3 orang. Dengan adanya kegiatan ini maka diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin melakukan skrining kesehatan minimal satu kali setahun agar dapat mendeteksi secara dini kemungkinan adanya faktor resiko penyakit tidak menular. Karena sesungguhnya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati.

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.