Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL DI NAGARI RAWANG GUNUNG MALELO SURANTIH WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SURA

19 Feb 2024 15:12:08 WIB 15x dibaca
PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL DI NAGARI RAWANG GUNUNG MALELO SURANTIH WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SURA
SURANTIH, 16 februari 2024 "PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL DI NAGARI RAWANG GUNUNG MALELO SURANTIH WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SURANTIH, GUNA MENCIPTAKAN IBU HAMIL YANG SEHAT DAN GENERASI BEBAS STUNTING" Indonesia berkomitmen untuk menurunkan angka stunting. Dalam rangka menurunkan angka stunting pada balita dan Angka Kematian Ibu (AKI), UPT Puskesmas Surantih melakukan program KIA yaitu kelas ibu hamil, agar setiap ibu hamil mendapatkan pelayanan yang berkualitas" Di wilayah kerja UPT PUSKESMAS Surantih Kelas ibu hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dan kelompok. Bertujuan Meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat, dan penyakit menular. Peserta kelas ibu hamil sebanyak 25 orang ibu hamil. Dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan, dilakukan evaluasi terhadap petugas kesehatan dan ibu hamil dalam memberikan penyajian materi sehingga dapat meningkatkan kualitas sistem pembelajaran. Salah satu materi yang dibahas dalam kelas ibu hamil adalah Pelayanan antenatal dilakukan sesuai standar kualitas melalui 10 T antara lain: 1. Penimbangan berat badan badan 2. Pengukuran tinggi badan 3. Pengukuran tekanan darah 4. Penilaian status gizi melalui pengukuran lingkar lengan atas (LiLA) 5. Pengukuran tinggi fundus uteri, penentuan presentasi janin dan denyut jantung janin 6. Skrining status imunisasi TT dan pemberian imunisasi TT sesuai status imunisasi ibu. 7. Pemberian tablet besi (90 tablet selama kehamilan) 8. Pemeriksaan test lab sederhana (Golongan Darah, Hb, Glukoprotein Urin) dan atau berdasarkan indikasi (HBsAg, Sifilis, HIV, Malaria, TBC), 9. Tata laksana kasus 10. Temu wicara/konseling termasuk P4K serta KB PP. Selain pemeriksaan 10T semua ibu hamil juga di anjurkan melakukan pemeriksaan minimal 6 x selama hamil( 2x USG di Trimester 1 dan 3) Pengalaman ibu hamil lain bisa menjadi pelajaran bagi para ibu hamil yang hadir di kelas. Selain itu, dengan adanya jadwal kelas ibu hamil yang rutin terjadwal, petugas kesehatan bisa membina serta memantau beberapa ibu hamil sekaligus, Pelayanan kesehatan oleh petugas lebih berkualitas dan para ibu hamil bisa saling dukung satu sama lain. Telah diketahui secara luas bahwa 1000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas dalam mengoptimalkan pertumbuhan guna mencegah stunting. Memastikan nutrisi yang adekuat sejak masa pra-konsepsi juga merupakan hal yang tidak kalah penting. Langkah pencegahan stunting yang dilaksanakan oleh Kemenkes RI termasuk di dalamnya adalah memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil. Tindakan ini relatif ampuh karena Lembaga Kesehatan Millenium Challenge dalam laporan Kemenkes menyarankan agar ibu yang sedang mengandung selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi maupun suplementasi

Penulis: adewahyuni

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.