Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Pelaksanaan Posyandu ILP di Nagari IV Koto Mudik

11 Jul 2025 08:58:13 WIB 20x dibaca
Pelaksanaan Posyandu ILP di Nagari IV Koto Mudik
Pelaksanaan kegiatan pemberian imunisasi rutin di posyandu pada bayi dan balita. Imunisasi rutin setiap bulan dilaksanakan di Posyandu di setiap Nagari dan pada hari ini dilaksanakan di Nagari IV Koto Mudiek yaitu Posyandu Mawar II, dan Nagari Sungai Nyalo di posyandu Melati II Imunisasi adalah proses pemberian vaksin untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu. Imunisasi penting dilakukan sejak bayi lahir untuk mencegah penyakit berbahaya.  Kegiatan imunisasi pada bayi dan balita masuk kedalam paket pelayanan kesehatan pada Klaster 2 (bayi dan balita) dalam sistem ILP (Integrasi Layanan Primer) tingkat posyandu. Imunisasi yang diberikan di posyandu meliputi:  Hepatitis B, BCG, Polio, DPT, HiB, PCV (pneumokokus), Rotavirus, MR atau Measles Rubella Imunisasi di posyandu diberikan secara rutin dan berkala. Imunisasi yang diberikan di posyandu dapat mencegah berbagai penyakit, seperti:  TBC, Difteri, Pertusis (batuk rejan), Tetanus, Kelumpuhan, Hepatitis B, Polio Pelaksanaan imunisasi di bulan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan imunisasi kejar dan zero dose Imunisasi kejar adalah upaya melengkapi imunisasi dasar yang belum didapatkan anak sesuai jadwal, sedangkan zero dose merujuk pada anak yang sama sekali belum pernah mendapatkan imunisasi dasar. Pelaksanaan imunisasi kejar bisa dilakukan bersamaan dengan imunisasi rutin. Imunisasi kejar penting untuk memastikan anak mendapatkan perlindungan optimal terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Pelaksanaan zero dose diberikan kepada anak yang sama sekali belum pernah mendapatkan imunisasi dasar, atau tidak ada satupun imunisasi yang didapatkan. Untuk mencapai target imunisasi dan mengatasi masalah zero dose, diperlukan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, termasuk dinas kesehatan, puskesmas, tenaga medis, tokoh masyarakat, dan orang tua

Penulis: myarsih icit

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.