Pelaksanaan Skrining Pem HPV DNA dan IVA TEST di UPT Puskesmas Tapan
05 Nov 2025
12:27:19 WIB
24x dibaca
Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan tingkat primer yang memiliki peran dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat termasuk dalam pencegahan kanker serviks,maka dari itu dilakukan Skrining HPV DNA dan IVA TEST.
Tes DNA dan IVA adalah dua jenis pemeriksaan untuk deteksi dini kanker serviks, tetapi memiliki metode yang berbeda. Tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dilakukan dengan mengoleskan larutan asam asetat ke leher rahim untuk melihat perubahan warna secara langsung, sementara tes HPV DNA mendeteksi keberadaan virus HPV penyebab kanker serviks melalui analisis sampel sel di laboratorium. Keduanya dapat dilakukan sendiri atau digabungkan (co-testing) untuk meningkatkan efektivitas deteksi.
Tujuan dilakukan deteksi DNA dan IVA yaitu untuk mendeteksi keberadaan virus Human Papiloma Virus (HPV) yang berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks.
Kegiatan pemeriksaan HPV DNA ini dilaksanakan oleh:
1. dr. Elsa Mufriani Pohan ( dokter Pelaksana)
2. Nurfita Handayani,Amd.Kep (PJ Kanker)
3. Wahyuti Khasanah G, Amd.AK (PJ Labor)
4. Ns. Rahmi Hastuti, S.Kep (petugas Skrining)
5. Reza Juniati Fajri,SKM
Dalam kegiatan ini terdapat total pasien 60 orang yang telah melakukan tes DNA dan IVA test.
Adapun prosedur dalam pemeriksaan ini yaitu :
1. Pasien mendaftar terlebih dahulu ke panitia pendaftaran dengan membawa ktp,setelah itu pasien akan dipanggil sesuai dengan nomor urut pendaftaran,
2. Pasien diposisikan berbaring dan spekulum dimasukkan untuk membuka dinding vagina
3. Dokter mengambil sampel sel dari leher rahim menggunakan sikat atau spatula khusus.
4. Sampel sel kemudian dimasukkan ke dalam tabung dan dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.
5. Di laboratorium, sampel akan diuji untuk keberadaan DNA HPV, biasanya menggunakan teknologi PCR atau hybrid capture.
Semoga dengan dilakukan test DNA dan IVA ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan reproduksi dan genetik, serta memungkinkan intervensi dini untuk mencegah penyakit serius, terutama kanker serviks.
Penulis:
myarsih icit