PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS PASIEN TBC/TB PARU DI LABORATORIUM PUSKESMAS RAHUL
26 Aug 2022
20:19:52 WIB
49x dibaca
PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS PASIEN TBC/TB PARU DI LABORATORIUM PUSKESMAS RAHUL
Tuberkulosis atau TB Paru adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis dan juga dikenal sebagai Bakteri Tahan Asam (BTA). TB merupakan penyakit menular yang harus dilaporkan ke puskesmas. Setiap fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan TB mencatat dan melaporkan kasus TB yang ditemukan dan/atau diobati sesuai dengan format pencatatan dan pelaporan yang ditentukan.
Pemeriksaan Laboratorium untuk penegak diagnosa TB adalah :
a. Pemeriksaan Bakteriologi
1) Pemeriksaan dahak mikroskopis langsung
2) Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) TB.
Pemeriksaan tes cepat molekuler dengan metode Xpert MTB/RIF. TCM merupakan sarana untuk penegakan diagnosis, namun tidak dapat dimanfaatkan untuk evaluasi hasil pengobatan.
3) Pemeriksaan Biakan
Pemeriksaan biakan dapat dilakukan dengan media padat (Lowenstein-Jensen) dan media cair (Mycobacteria Growth Indicator Tube) untuk identifikasi Mycobacterium tuberkulosis (M.tb).
Kegiatan yg dilakukan petugas laboratorium Puskesmas Rahul hari ini adalah melakukan pemeriksaan ulang dahak (follow up) ke dua pasien TB dari hasil pemeriksaan tidak ditemukanya kuman mycrobacterium tuberklosis dari dahak pasien. Pemeriksaan dilakukan di laboratorium puskesmas oleh petugas labor (Shara dan Muzi). Kedua petugas ini memiliki kompetensi dibidangnya sebagai seorang Analis Kesehatan.
Penderita penyakit TB Paru dinyatakan sembuh apabila penderita telah menyelesaikan pengobatan secara lengkap, dan pemeriksaan ulang dahak (follow-up) dengan hasil pemeriksaan paling sedikit dua kali berturut-turut adalah negatif . Pemriksaan yaitu pada akhir pengobatan dan/atau sebelum akhir pengobatan, dan pada satu pemeriksaan ulang (follow-up) sebelumnya.
Rahul, Rabu, 24/8/2022
Penulis:
Emmi