Tambang, 23 Juni 2022
Penilaian kelompok asuhan mandiri melalui pemanfaatan TOGA dan akupressure tingkat Provinsi Sumatera Barat
Kelompok Asman Melati di Nagari Tambang, Kecamatan lV Jurai, Kab. Pesisir Selatan, tanggal 22 Juni 2022, yang dibuka oleh Bapak Sekretaris Daerah Kab. Pesisir Selatan Bapak Mawardi Roska dihadiri oleh ketua TP PKK Kabupaten Pessel Ibu Yunesti S.Kep. Kadis Kesehatan Bapak Syahrizal Antoni Sy dan linsek terkait, Camat lV Jurai Wali Nagari dan semua perangkat Nagari.
Penilaian Lomba di ketuai oleh Kabid Yankes Dinkes Prov. Sumatera Barat, dr Fionaliza, MKM, bersama linsek terkait.
Pada kesempatan ini Tim Penilai Lomba disuguhi olahan daun kacang Piriang yang dapat digunakan untuk menurunkan demam.
Penilaian dilakukan didalam gedung dan secara tinjauan lapangan dan wawancara kepada Kadis Kesehatan, Wali Nagari, Kader, Kepala Puskesmas dan Camat IV Jurai
Kelompok Asman Melati ini merupakan kelompok yang tumbuh karena melihat masyarakat sekitar yang semakin marak memggunakan obat kimia, padahal obat tradisional banyak tumbuh di sekililing tempat tinggal mereka, dari sinilah mereka mulai berupaya membuat sebuah kelompok toga, tepatnya pada tahun 2018, untuk dapat diajak melakukan pengobatan tradisional dengan pemanfaatan tanaman obat disekitar dan melakilan akupressure berupa penekanan /pemijatan di titik permukaan tubuh dengan ujung ujung jari.
Kelompok Asman Mandiri ini sudah di SK kan oleh Wali Nagari dan sudah mempunyai struktur organisasi yang terdiri dari ketua Sekretaris dan 10 Orang Anggota.
Adapun motto dari kelompok Asman Mandiri Melati ono adalah " Gaya Hidup kembali ke alam "
Peran kader Asuhan Mandiri Melati samgat penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kesehatan tradisional yang sejatinya merupakan warisan leluhur kita dam dibantu oleh ibu ibu Tim Penggerak PKK Nagari yang sangat aktif dalam mengajak masyarakat lainnya untuk melakukan pengobatan secara tradisional dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga.
Disamping keaktifan kader apresiasi juga diberikan kepada Puskesmas Salido yang sdh membina kelompok Asman di wilker nya, serta dapat mengkolaborasikan pelayanan akupressure dengan tanaman Toga, sehingga mengembalikan animo masyarakat untuk kembali ke alam (back to nature).
Sukses untuk Asman Melati Nagari Tambang dan Puskesmas Salido, mudah - mudahan dpt menjadi model, dan berlanjut di Puskemas
yang lain di Kabupaten Pesisir Selatan
Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk membudidayakan tanaman obat keluarga dan juga mengajak peran aktif masyarakat untuk melakukan upaya pengobatan secara mandiri agar masyarakat semakin terampil dan tidak selalu bergantung kepada pengobatan kimia dan dapat mengurangi biaya berobat .
#Kembalikegayahidupalami
#Pasisierancak
Penulis: Emmi