Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Penyelidikan Epidemiologi kasus DEMAM BERDARAH DENGUE di Puskesmas koto berapak

14 Jan 2023 06:22:58 WIB 46x dibaca
Penyelidikan Epidemiologi kasus DEMAM BERDARAH DENGUE di Puskesmas koto berapak
Jumat, 13 januari 2023 terjadi kasus DEMAM BERDARAH DENGUE dikampung koto berapak, dengan petugas DBD : Darmainis, amd kep, petugas surveilans: Rativa Zozeka, SKM, Petugas Kesling: Hendri Liza, SKM Kegiatan ini dilaksana dengan melibatkan bidan untuk pergi bersama-sama untuk mengunjungi kondisi lingkungan sekitar rumah yang diduga Demam Berdarah, mulai melihat dari lingkungan disekitar rumah serta melihat kondisi kebersihan didalam sehingga kita tahu apa penyebab terjadinya kasus tersebut. Dengue.DBD (Demam Berdarah Dengue), atau yang lebih dikenal dengan demam berdarah, disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Untuk mencegah demam berdarah, biasanya dilakukan penyemprotan atau fogging untuk mencegah jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Namun, pencegahan juga tetap harus Anda lakukan sendiri di rumah. Berikut 5 cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah demam berdarah. 1. Bersihkan bak mandi Anda seminggu sekali Air merupakan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti . Nyamuk betina bertelur pada dinding bak yang terisi air, larva nyamuk kemudian akan mendapat makanan dari mikroorganisme yang hidup di sekitarnya. Selama masa ini, larva nyamuk akan melepaskan kulit pelindung mereka dan berkembang biak hingga mencapai tahap terakhir. Ketika larva nyamuk sudah cukup kuat, selanjutnya larva akan berubah menjadi pupa. Pada tahap pupa, tidak dibutuhkan makanan. Pupa hanya akan mengalami perubahan bentuk hingga akhirnya menjadi nyamuk biasa yang siap terbang. Keseluruhan siklus ini berlangsung 8 – 10 hari dalam suhu ruang. Membersihkan bak mandi Anda setidaknya satu minggu sekali dapat memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti. 2. Perhatikan perabotan rumah tangga Anda yang menampung air Baskom berisi air, vas bunga, ember, dan wadah lain yang dapat menampung air berpotensi menjadi tempat nyamuk bersarang. Rajin-rajinlah membersihkan tempat-tempat tersebut setidaknya dua kali seminggu untuk mengurangi risiko munculnya nyamuk pembawa demam berdarah. 3. Gunakan kasa nyamuk Kasa nyamuk berguna untuk mencegah masuknya nyamuk dari luar rumah. Anda bisa memasang kasa nyamuk ini pada pintu dan jendela Anda. 4. Jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama Sesekali perhatikanlah gantungan baju Anda di balik pintu. Baju kotor yang menumpuk dapat menjadi tempat favorit untuk dihinggapi nyamuk. Memang tumpukan baju kotor bukan tempat nyamuk berkembang biak, tetapi merupakan tempat favorit nyamuk hinggap. Hal ini dikarenakan nyamuk menyukai aroma tubuh manusia. Jika Anda memang harus menyimpan kembali baju yang telah dipakai, letakkan baju pada tempat yang bersih dan tertutup. 5. Gunakan lotion anti nyamuk atau kelambu Ketika Anda hendak bepergian, jangan lupa gunakan lotion anti nyamuk terutama pada bagian tubuh yang tidak tertutup oleh pakaian. Namun tidak hanya saat bepergian, Anda tetap harus melindungi diri dari gigitan nyamuk ketika sedang tidur karena nyamuk demam berdarah aktif pada malam hari hingga menjelang subuh. Selain menggunakan lotion anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur juga dapat membantu menghindari gigitan nyamuk dan mencegah demam berdarah. Diharapakan nantinya dengan kita bersama-sama menjaga lingkungan sekitar rumah kita makanya kita bisa memutus penularan nyambuk DBD dan lingkungan nagari kita menjadi sehat dan bebas dari penyakit. #salam sehat

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.