Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PENYULUHAN DALAM GEDUNG DALAM RANGKA HARI TB SEDUNIA PUSKESMAS IV KOTO MUDIK

26 Mar 2024 14:02:40 WIB 50x dibaca
PENYULUHAN DALAM GEDUNG DALAM RANGKA HARI TB SEDUNIA PUSKESMAS IV KOTO MUDIK
PUSKESMAS IV KOTO MUDIK SENIN, 25 Maret 2024 PENYULUHAN DALAM GEDUNG DALAM RANGKA HARI TB SEDUNIA Penyuluhan dalam rangka hari TB sedunia di puskesmas IV koto mudik di lakukan oleh kepala puskesmas (dr. H. Jumatul rialdi) dan pj TB (Marniati, S.St) Setiap tahun, tanggal 24 Maret diperingati sebagai Hari Tuberkulosis Sedunia, Tema Hari Tuberkulosis Sedunia tahun 2024 ini adalah “Yes! We Can End TB” atau "Ya, Kita Bisa Mengakhiri TB". Tema Hari Tuberkulosis Sedunia 2024 ini menegaskan pentingnya kesadaran, pendidikan, dan tindakan bersama dalam memerangi penyakit menular yang telah ada sejak lama ini. Salah satu langkah penting dalam memerangi TBC adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit ini. Meskipun TBC dapat diobati dan dicegah, masih banyak yang tidak menyadari gejala, cara penularannya, dan langkah-langkah pencegahannya. Oleh karena itu, pendidikan masyarakat tentang TBC sangat penting untuk mengurangi stigma, meningkatkan deteksi dini, dan memastikan akses ke perawatan yang tepat. TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini sering menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang bagian tubuh lain seperti tulang, kulit, dan sistem saraf. Gejalanya meliputi batuk berdahak, demam, penurunan berat badan, dan kelelahan yang persisten. Penularan TBC terutama melalui udara, saat seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin dan menyebarkan bakteri ke udara. Langkah-langkah mencegah Tuberkulosis: 1. Vaksinasi 2. Hindari Kontak dengan Orang yang Terinfeksi 3. Jaga Kebersihan 4. Hindari Kontak dengan Batuk dan Bersin 5. Saringan dan Pengobatan Dini Pengobatan dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap awal (intensif, 2 bulan) dan tahap lanjutan. Lama pengobatan 6-8 bulan, tergantung berat ringannya penyakit. Penderita harus minum obat secara lengkap dan teratur sesuai jadwal berobat sampai dinyatakan sembuh. Dilakukan tiga kali pemeriksaan ulang dahak untuk mengetahui perkembangan kemajuan pengobatan, yaitu pada akhir pengobatan tahap awal, sebulan sebelum akhir pengobatan dan pada akhir pengobatan. Melalui upaya bersama, kesadaran, dan tindakan pencegahan yang tepat, kita bisa mengakhiri TBC.

Penulis: adewahyuni

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.